Akarkata.com, Landak, Kalbar – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja perdananya ke Markas Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 16/Tumbak Kaputing di Kabupaten Landak, Selasa (28/4/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan operasional satuan serta menjaga moril prajurit di wilayah Kalimantan Barat.
Sambutan Hangat dan Pengecekan Kesiapan Satuan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan Pangdam XII/Tpr bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura, Ny. Uya Novi Rubadi, disambut langsung oleh Komandan Batalyon Armed 16/Tumbak Kaputing, Letkol Arm Ari Hartono, M.I.P., M.Tr.Mil.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan jajar kehormatan, mencerminkan soliditas serta kebanggaan prajurit terhadap pimpinan mereka.
Seluruh keluarga besar satuan turut hadir memberikan sambutan hangat atas kunjungan tersebut.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan laporan satuan oleh Danyonarmed 16/TK yang memaparkan kondisi terkini, meliputi kesiapan personel, kondisi Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), serta pelaksanaan tugas di lapangan.
Peninjauan Alutsista dan Demonstrasi Ketangkasan Prajurit

Usai menerima paparan, Pangdam XII/Tpr langsung meninjau berbagai aspek penting satuan.
Mulai dari demonstrasi ketangkasan prajurit hingga pengecekan kesiapan Alutsista berupa meriam artileri medan yang menjadi kekuatan utama Yonarmed 16/Tumbak Kaputing.
Tidak hanya itu, Pangdam juga mengevaluasi sarana dan prasarana pangkalan guna memastikan seluruh fasilitas pendukung dalam kondisi optimal.
Peninjauan ini menjadi indikator penting dalam menjaga kesiapan tempur satuan secara menyeluruh.
Penekanan Profesionalisme dan Latihan Berkelanjutan

Dalam arahannya, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si. menegaskan pentingnya menjaga jati diri sebagai prajurit artileri yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurut Pangdam, keterampilan prajurit tidak datang secara instan, melainkan harus diasah melalui latihan yang konsisten dan berkesinambungan.
“Keterampilan itu memang harus dilatih secara reguler,” tegas Pangdam.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa kualitas prajurit sangat ditentukan oleh disiplin dalam berlatih serta komitmen dalam meningkatkan kemampuan individu maupun satuan.
Peringatan Tegas Soal Disiplin dan Moral Prajurit

Selain menyoroti kesiapan tempur, Pangdam XII/Tpr juga memberikan perhatian serius terhadap aspek disiplin dan moral prajurit.
Ia mengingatkan agar tidak ada personel yang terlibat dalam pelanggaran hukum maupun tindakan yang dapat merusak citra satuan.
Pangdam secara tegas mengingatkan bahaya judi online dan penyalahgunaan narkoba yang dapat menghancurkan masa depan prajurit serta mencoreng nama baik institusi.
“Jauhi judi online dan narkoba. Hal tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri dan keluarga, tetapi juga menghancurkan martabat satuan yang kita cintai,” tegasnya.
Pesan ini menjadi bagian penting dalam membangun integritas prajurit yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki moralitas tinggi.
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat

Mengakhiri kunjungannya, Pangdam XII/Tpr berpesan agar seluruh prajurit Yonarmed 16/Tumbak Kaputing terus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
Menurutnya, kehadiran satuan TNI di wilayah Kabupaten Landak harus mampu memberikan rasa aman, sekaligus menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
Sinergi antara TNI dan rakyat dinilai sebagai kekuatan utama dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya di Kalimantan Barat yang memiliki posisi strategis.
(Pendam XII/Tpr)











