Akarkata.com, Sambas, Kalbar – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 1208/Sambas terus mengedepankan kualitas dalam setiap tahapan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tempapan Hulu, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas.
Salah satu pekerjaan yang saat ini dilakukan adalah mengayak pasir sebelum digunakan sebagai bahan utama untuk proses plester dinding.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (20/07/2026) sebagai bagian dari upaya menghasilkan bangunan yang lebih kokoh, rapi, dan tahan lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengayakan pasir merupakan tahapan yang sangat penting dalam pekerjaan konstruksi.

Melalui proses ini, pasir dipisahkan dari kerikil, batu-batu kecil, akar, maupun kotoran lainnya sehingga material yang digunakan memiliki tekstur lebih halus dan memenuhi standar kualitas untuk campuran adukan semen.
Material yang bersih dan berkualitas akan menghasilkan plesteran dengan daya rekat yang lebih kuat pada permukaan dinding.
Selain membuat hasil akhir tampak lebih rapi, penggunaan pasir yang telah diayak juga dapat mengurangi risiko retak pada plesteran sehingga bangunan memiliki ketahanan yang lebih baik dalam jangka panjang.
Di tengah cuaca yang cukup terik, personel Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 1208/Sambas tetap bekerja dengan penuh semangat dan ketelitian.

Mereka memastikan seluruh material yang digunakan telah melalui proses pemeriksaan agar kualitas pembangunan RTLH tetap terjaga pada setiap tahap pekerjaan.
Perhatian terhadap detail pekerjaan menjadi salah satu komitmen Satgas TMMD dalam memberikan hasil terbaik bagi masyarakat penerima manfaat.
Tidak hanya mengejar penyelesaian pembangunan sesuai target waktu, Satgas juga mengutamakan mutu konstruksi sehingga rumah yang direhabilitasi benar-benar layak huni, aman, sehat, dan nyaman ditempati.
Semangat gotong royong juga terlihat selama pelaksanaan kegiatan.

Warga Desa Tempapan Hulu turut ambil bagian membantu menyiapkan material bangunan, termasuk dalam proses pengayakan pasir.
Kebersamaan tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam menyukseskan program TMMD.
Kolaborasi yang terjalin selama proses pembangunan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik.
Selain menghasilkan pembangunan yang berkualitas, kebersamaan antara TNI dan masyarakat juga semakin mempererat hubungan yang harmonis dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
Melalui perhatian terhadap setiap detail pekerjaan, termasuk proses pengayakan pasir sebelum plesteran dilakukan, Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 1208/Sambas membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Diharapkan, rumah yang direhabilitasi melalui program TMMD mampu memberikan manfaat jangka panjang serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Tempapan Hulu.







