Akarkata.com, Sintang – Peristiwa orang diduga tenggelam terjadi di aliran Sungai Melawi, tepatnya di kawasan Jalan Teuku Umar RT 07 RW 02, Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kamis sore (12/2/2026).
Insiden tersebut melibatkan tiga pelajar yang dilaporkan tenggelam, masing-masing berinisial A (±14), V (±11), dan D (±11). Ketiganya diketahui merupakan warga Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, peristiwa bermula sekitar pukul 15.50 WIB.
Saat itu seorang remaja yang sedang berada di kafe di tepi Sungai Melawi melihat beberapa anak berada di tengah aliran sungai dalam kondisi kesulitan dan diduga meminta pertolongan.

Melihat situasi darurat tersebut, saksi langsung berenang menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi dua anak yang berada di sekitar titik kejadian.
Kedua korban yang berhasil diselamatkan kemudian dibawa ke tepi sungai dalam kondisi selamat.

Namun berdasarkan keterangan korban selamat kepada keluarganya, masih ada tiga rekannya yang belum berhasil diselamatkan dan diduga tenggelam di lokasi yang sama.
Informasi tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Proses pencarian langsung dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Sintang, Basarnas Sintang, serta masyarakat setempat yang turut membantu penyisiran area sekitar lokasi kejadian.
Tim melakukan pencarian intensif dengan menyisir aliran sungai dan titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
Upaya tersebut dilakukan secara terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan personel dan efektivitas pencarian.
Berdasarkan pembaruan terbaru dari proses evakuasi, ketiga korban akhirnya berhasil ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran menyeluruh di sekitar lokasi kejadian.
Seluruh korban kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut oleh petugas.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan risiko aktivitas di perairan terbuka, terutama bagi anak-anak.
Aparat kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun kawasan perairan lainnya.
Pengawasan yang lebih ketat dan edukasi mengenai keselamatan di air dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.











