Akarkata.com, Sebangki, Landak – Hubungan yang erat antara kepolisian dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan silaturahmi yang dilakukan Kanit Binmas Polsek Sebangki, Aipda Suriansyah, ke rumah tokoh masyarakat Desa Rantau Panjang, Bapak Musder, Minggu (19/4/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Di teras rumah sederhana milik Bapak Musder, Aipda Suriansyah duduk bersama warga dan tokoh masyarakat sambil berbincang santai mengenai berbagai persoalan yang saat ini dihadapi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski dikemas secara santai, pertemuan tersebut membawa pesan penting.
Aipda Suriansyah mengingatkan masyarakat agar semakin waspada terhadap maraknya aksi penipuan dengan berbagai modus yang belakangan sering terjadi.
Menurutnya, pelaku penipuan kini semakin pintar dalam mencari korban.
Mereka kerap menggunakan berbagai cara, mulai dari mengaku sebagai kerabat, petugas, hingga menawarkan hadiah atau keuntungan tertentu yang sebenarnya tidak benar.
Aipda Suriansyah mengimbau warga agar tidak mudah percaya terhadap telepon, pesan singkat, maupun informasi dari orang yang tidak dikenal, apalagi jika berkaitan dengan permintaan uang atau data pribadi.
“Jangan mudah percaya jika ada orang yang mengaku dari instansi tertentu, menawarkan hadiah, atau meminta transfer uang. Pastikan dulu kebenarannya sebelum mengambil keputusan,” ujar Aipda Suriansyah.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat perlu lebih berhati-hati karena banyak pelaku penipuan memanfaatkan kelengahan warga, terutama melalui media sosial dan telepon seluler.
Selain mengingatkan tentang bahaya penipuan, Aipda Suriansyah juga mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial.
Menurutnya, penyebaran berita bohong atau hoaks dapat menimbulkan keresahan dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kanit Binmas Polsek Sebangki Aipda Suriansyah menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.
“Melalui komunikasi langsung seperti ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami berbagai modus penipuan yang kerap terjadi serta meningkatkan kewaspadaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Aipda Suriansyah.
Ia menambahkan, masyarakat perlu membiasakan diri untuk menyaring setiap informasi yang diterima sebelum mempercayai atau menyebarkannya kepada orang lain.
“Kami juga mengimbau warga agar tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks. Periksa dulu sumber informasinya, jangan langsung percaya dan menyebarkannya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aipda Suriansyah juga mengajak warga untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Ia berharap masyarakat segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau menjadi korban tindak penipuan.
Sementara itu, Bapak Musder selaku tokoh masyarakat Desa Rantau Panjang menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena masyarakat mendapatkan informasi langsung yang relevan dengan kondisi saat ini.
“Kami merasa senang dan terbantu dengan adanya silaturahmi ini. Informasi yang disampaikan sangat penting, khususnya dalam menghadapi maraknya penipuan dan berita hoaks. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkap Bapak Musder.
Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran polisi tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap mendengarkan, mengingatkan, dan memberikan perlindungan.
Dengan komunikasi yang baik antara polisi dan warga, diharapkan situasi kamtibmas di Desa Rantau Panjang tetap aman, kondusif, dan masyarakat semakin waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan.











