Akarkata.com, Sengah Temila, Landak – Aktivitas patroli tetap dilakukan meski memasuki hari libur.
Pada Minggu (19/04/2026), personel Polsek Sengah Temila turun langsung ke lapangan untuk menyambangi masyarakat yang sedang beraktivitas, termasuk para penjual sayur yang berjualan di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Sengah Temila.
Kehadiran polisi di tengah para pedagang memberikan suasana berbeda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan pendekatan yang humanis, petugas mendatangi para penjual sayur satu per satu, menyapa dengan ramah, dan berdialog langsung mengenai kondisi keamanan di lingkungan sekitar.
Para pedagang yang semula sibuk melayani pembeli tampak antusias menyambut kedatangan petugas.
Mereka merasa senang karena di tengah aktivitas sehari-hari, polisi tetap hadir untuk memberikan perhatian dan rasa aman.
Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam patroli kali ini adalah potensi aksi pemerasan yang bisa menimpa pedagang kecil.
Petugas mengingatkan agar para penjual sayur lebih waspada terhadap orang-orang yang datang dengan gelagat mencurigakan, terutama jika meminta uang secara paksa, mengaku sebagai petugas, atau melakukan tindakan yang merugikan.
Menurut polisi, pedagang kecil sering kali menjadi sasaran karena dianggap mudah ditekan atau takut untuk melapor.
Karena itu, para penjual diminta agar tidak diam apabila mengalami tindakan pemerasan atau ancaman.
“Jangan takut dan jangan ragu untuk melapor. Jika ada orang yang memaksa meminta uang, mengancam, atau melakukan tindakan mencurigakan, segera hubungi pihak kepolisian,” ujar salah satu petugas kepada pedagang.
Selain aksi pemerasan, pedagang juga diingatkan agar berhati-hati terhadap tindak kejahatan lain, seperti pencurian uang hasil penjualan, penipuan, maupun peredaran uang palsu.
Petugas meminta para pedagang untuk selalu memperhatikan barang dagangan dan uang yang dimiliki, terutama saat pasar atau lokasi jualan sedang ramai.
Polisi juga mengimbau agar pedagang tidak sendirian ketika membawa uang dalam jumlah besar.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Ecep Maman Hermawan, S.H., M.Kn., menjelaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk pedagang kecil yang tetap beraktivitas di hari libur.
“Patroli ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman dalam menjalankan aktivitasnya, termasuk para pedagang kecil. Kami juga mengingatkan agar selalu waspada terhadap oknum yang mencoba melakukan pemerasan atau tindakan merugikan lainnya,” ujar AKP Ecep Maman Hermawan, S.H., M.Kn.
Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri ketika menghadapi persoalan keamanan.
Menurutnya, kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pedagang kecil di pasar dan pinggir jalan.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap keamanan lingkungan sekitar dan segera melapor jika ada hal-hal yang mencurigakan. Sinergi antara polisi dan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.
Patroli yang dilakukan personel Polsek Sengah Temila mendapat respons positif dari para pedagang.
Mereka mengaku merasa lebih tenang karena polisi hadir dan memberikan imbauan secara langsung.
Salah seorang penjual sayur mengatakan bahwa selama ini banyak pedagang yang takut melapor jika mengalami tindakan merugikan.
Karena itu, kehadiran polisi dan pesan yang disampaikan membuat mereka lebih berani.
“Kami merasa senang karena polisi datang dan mengingatkan kami. Sekarang kami tahu kalau ada masalah atau pemerasan, kami bisa segera melapor,” ujar seorang pedagang.
Melalui patroli humanis seperti ini, Polsek Sengah Temila berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan semakin meningkat.
Dengan kerja sama yang baik antara polisi dan warga, lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan pemerasan dapat terus terwujud.











