Akarkata.com, Sengah Temila – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, jajaran kepolisian di wilayah Polsek Sengah Temila meningkatkan kegiatan patroli siang hari di kawasan pasar tradisional.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di pusat aktivitas ekonomi warga yang diprediksi mengalami peningkatan signifikan.
Kegiatan patroli yang berlangsung pada Rabu (18/2/2026) itu difokuskan pada pemantauan aktivitas jual beli sekaligus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Personel kepolisian melakukan patroli dialogis dengan mendatangi pedagang satu per satu, berdiskusi mengenai situasi keamanan pasar, serta memberikan berbagai imbauan kamtibmas.
Fokus Pengawasan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Pasar tradisional menjadi salah satu lokasi strategis yang kerap mengalami lonjakan aktivitas menjelang Ramadhan.
Peningkatan jumlah pengunjung dan transaksi ekonomi berpotensi memicu berbagai gangguan keamanan, mulai dari tindak kriminal hingga potensi kenaikan harga bahan pokok yang tidak terkendali.
Dalam patroli tersebut, petugas mengingatkan pedagang untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan pasar.
Selain itu, para pelaku usaha juga diimbau agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok secara berlebihan yang dapat merugikan masyarakat luas.
Kepolisian juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, seperti pencurian, penipuan, maupun peredaran uang palsu.
Aktivitas ekonomi yang meningkat sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab, sehingga peran kewaspadaan bersama menjadi kunci pencegahan.
Upaya Preventif Ciptakan Rasa Aman
Kapolres Landak, Devi Ariantari, melalui Kapolsek Ecep Maman Hermawan, menjelaskan bahwa patroli rutin ini merupakan bagian dari strategi pencegahan gangguan keamanan di tengah masyarakat.
Menurutnya, kehadiran polisi di pusat keramaian bukan hanya untuk pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat agar merasa aman dan nyaman saat beraktivitas.
Ia menegaskan bahwa menjelang Ramadhan, intensitas mobilitas masyarakat meningkat, terutama di pasar sebagai pusat distribusi bahan kebutuhan pokok.
Oleh karena itu, pengawasan dan pendekatan persuasif kepada pedagang serta pembeli menjadi langkah penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Ajak Masyarakat Berperan Aktif
Selain melakukan pengawasan langsung, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Pedagang dan pengunjung pasar diimbau segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas.
Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai sebagai faktor penting dalam menciptakan stabilitas keamanan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kriminal sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ketertiban bersama.
Komitmen Kepolisian Menjelang Ramadhan
Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memastikan suasana menjelang Ramadhan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Dengan intensifikasi pengawasan di titik-titik strategis, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi dan persiapan ibadah dengan rasa aman.
Langkah preventif yang dilakukan juga menjadi bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat.
Kepolisian berupaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi, sehingga momentum Ramadhan dapat disambut dengan suasana yang nyaman dan harmonis.
Upaya patroli rutin ini diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan keamanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan yang aman dan tertib.











