Akarkata.com, Ketapang, Kalimantan Barat — Memasuki hari kedelapan Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Ketapang menggelar kegiatan buka puasa bersama awak media yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta santri Pondok Pesantren Nurul Iman Ketapang.
Kegiatan berlangsung di Aula Mapolres Ketapang, Kamis sore (26/02/2026), dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Acara dibuka langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, dan dihadiri Wakapolres, pejabat utama, serta jurnalis dari berbagai media cetak maupun online.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pererat Silaturahmi Polisi dan Media

Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama merupakan sarana memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers.
Selain itu, momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan akurat kepada masyarakat sehingga sinergi yang baik perlu terus dijaga.
Santunan untuk Anak Yatim dan Santri

Pada kesempatan tersebut, Polres Ketapang juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan para santri sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah.
Bantuan diharapkan dapat meringankan kebutuhan serta memberikan kebahagiaan bagi para penerima.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang berbagi dan mempererat hubungan kemanusiaan antara kepolisian dan masyarakat.
Apresiasi Awak Media

Perwakilan jurnalis yang hadir mengapresiasi langkah Polres Ketapang dalam merangkul wartawan.
Kerja sama yang baik dinilai penting dalam menjaga arus informasi tetap objektif dan menyejukkan di tengah masyarakat.
Jaga Situasi Kondusif Ramadhan

Polres Ketapang berharap hubungan kemitraan dengan media semakin solid sehingga dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
Melalui kegiatan sosial dan silaturahmi tersebut, kepolisian ingin menunjukkan kehadiran yang humanis serta membangun kepercayaan publik di tengah masyarakat.











