Akarkata.com, Singkawang, Kalimantan Barat — Aparat kewilayahan TNI menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan penerbangan di Kota Singkawang.
Pjs. Danramil 1202-02/Singkawang Selatan, Peltu Kemal Lukmansyah, mengikuti rapat koordinasi terkait potensi bahaya permainan layang-layang di kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP) Bandara Singkawang, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan berlangsung di ruang rapat Dinas Perhubungan Kota Singkawang dan dihadiri unsur pemerintah daerah, kepolisian, Satpol PP, pihak bandara, lurah, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas wilayah Sedau dan Pangmilang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tindak Lanjut Surat Edaran Wali Kota

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut surat edaran Pemerintah Kota Singkawang mengenai larangan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan penerbangan di sekitar bandara.
Berdasarkan hasil pemantauan, masih ditemukan warga yang menerbangkan layang-layang di area dekat jalur penerbangan pesawat.
Aktivitas tersebut dinilai berisiko karena benang layang-layang dapat tersangkut pada badan pesawat atau baling-baling, yang berpotensi membahayakan penumpang maupun awak penerbangan.
Peran Strategis Babinsa

Dalam pertemuan itu, Peltu Kemal menegaskan bahwa Babinsa akan menjadi ujung tombak sosialisasi di masyarakat.
Babinsa akan aktif memberikan edukasi kepada warga, khususnya di wilayah Sedau dan Pangmilang yang termasuk area pengawasan keselamatan penerbangan.
Pendekatan yang digunakan adalah komunikasi sosial secara persuasif, sehingga masyarakat memahami bahwa bermain layang-layang di sekitar bandara bukan sekadar pelanggaran aturan, tetapi juga menyangkut keselamatan banyak orang.
Patroli Terpadu

Selain edukasi, Koramil juga siap mendukung pembentukan tim terpadu lintas instansi.
Tim tersebut direncanakan melakukan patroli rutin guna mencegah aktivitas berbahaya di area bandara, seperti:
• menerbangkan layang-layang
• balon udara tanpa izin
• pengoperasian drone ilegal
• penggunaan laser yang mengarah ke pesawat
Sinergi Instansi

Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Eko Susanto, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Koramil dan Babinsa.
Menurutnya, kolaborasi lintas instansi sangat diperlukan untuk menjaga keamanan transportasi udara.
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik sekaligus mencegah potensi kecelakaan penerbangan.
Melalui koordinasi ini, aparat berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kawasan bandara sebagai zona keselamatan.
Peran aktif warga dinilai menjadi faktor kunci dalam mendukung keamanan penerbangan di Kota Singkawang.
Pendim 1202/Skw











