Akarkata.com, Batang Lupar, Kapuas Hulu – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar terus aktif mendampingi warga binaannya di bidang pertanian.
Salah satu bentuk pendampingan tersebut dilakukan di Desa Mensiau, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (20/04/2026), saat Babinsa membantu warga melakukan perawatan tanaman sayur mayur.
Pendampingan dilakukan di lahan milik salah seorang warga bernama Rusman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Babinsa bertujuan membantu petani agar tanaman sayuran tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal sehingga mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
Babinsa Turun Langsung Dampingi Petani di Desa Mensiau

Peran Babinsa tidak hanya berkaitan dengan keamanan wilayah, tetapi juga membantu masyarakat dalam berbagai sektor, termasuk pertanian.
Hal tersebut terlihat dari keterlibatan Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar, Sertu Dedi Indrianto, yang turun langsung ke lahan pertanian milik warga.
Di tengah hamparan kebun sayur, Sertu Dedi Indrianto mendampingi petani dalam melakukan berbagai tahapan perawatan tanaman.
Mulai dari memeriksa kondisi tanaman, membersihkan gulma, hingga memastikan tanaman mendapatkan air dan pupuk yang cukup.
Menurutnya, kegiatan pendampingan seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu masyarakat meningkatkan hasil pertanian.
“Kami hadir untuk memberikan semangat dan membantu warga agar hasil panennya maksimal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Sertu Dedi Indrianto.
Ia menambahkan bahwa meningkatnya permintaan pasar terhadap sayur mayur menjadi peluang bagi petani untuk memperoleh penghasilan yang lebih baik.
Karena itu, tanaman harus dirawat dengan benar agar hasilnya berkualitas dan sesuai kebutuhan pasar.
Perawatan Tanaman Jadi Kunci Hasil Panen Maksimal

Dalam pendampingan tersebut, Sertu Dedi Indrianto juga memberikan berbagai pengetahuan mengenai teknik perawatan tanaman yang baik.
Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan saat menanam, tetapi juga pada proses perawatan hingga masa panen.
Beberapa hal yang ditekankan kepada petani antara lain:
• Penyiraman tanaman secara teratur
• Pemupukan sesuai kebutuhan tanaman
• Pembersihan gulma dan rumput liar
• Pengendalian hama dan penyakit tanaman
• Pengaturan jarak tanam agar tanaman tumbuh optimal
Sertu Dedi Indrianto menjelaskan bahwa sayuran yang dirawat dengan baik akan tumbuh lebih subur dan menghasilkan panen yang lebih banyak.
Selain itu, kualitas hasil panen juga akan lebih baik sehingga lebih mudah dipasarkan.
Tanaman yang sehat dan bebas dari hama tentunya memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Dengan demikian, petani tidak hanya mendapatkan hasil panen yang banyak, tetapi juga memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Permintaan Pasar Terus Meningkat

Saat ini, kebutuhan masyarakat terhadap sayur mayur terus meningkat, hal tersebut dipengaruhi oleh tingginya permintaan pasar, baik untuk konsumsi rumah tangga, pasar tradisional, maupun warung dan pedagang.
Kondisi ini menjadi peluang bagi petani di Desa Mensiau untuk meningkatkan produksi pertanian.
Namun, agar mampu memenuhi permintaan pasar, para petani harus memastikan tanaman yang mereka hasilkan memiliki kualitas yang baik.
Karena itu, pendampingan dari Babinsa dinilai sangat membantu, selain memberikan semangat, Babinsa juga membantu petani memahami cara merawat tanaman secara tepat.
Dengan hasil panen yang berkualitas, petani diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitar Batang Lupar, tetapi juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Jika produktivitas terus meningkat, maka sektor pertanian sayur mayur di Desa Mensiau dapat berkembang menjadi salah satu sumber ekonomi yang menjanjikan bagi warga.
Petani Mengaku Terbantu dengan Pendampingan Babinsa
Rusman, pemilik lahan yang mendapat pendampingan, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa.
Menurutnya, selama ini dirinya hanya merawat tanaman berdasarkan pengalaman dan kebiasaan sehari-hari.
Namun, setelah mendapatkan arahan dari Babinsa, ia menjadi lebih memahami cara perawatan yang benar.
Rusman mengatakan bahwa kini dirinya lebih rutin melakukan penyiraman dan pemupukan.
Ia juga mulai memperhatikan cara mengatasi hama agar tanaman tidak mudah rusak.
“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, saya jadi lebih paham bagaimana merawat tanaman dengan baik. Hasilnya juga lebih bagus dan sayuran yang dipanen lebih berkualitas,” ungkap Rusman.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena sangat membantu para petani, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan pendampingan.
Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga Terus Didorong
Pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar bukan hanya bertujuan membantu satu orang petani, tetapi juga mendukung ketahanan pangan di wilayah.
Dengan meningkatnya hasil pertanian, kebutuhan masyarakat terhadap sayur mayur dapat terpenuhi.
Selain itu, petani juga memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Ketahanan pangan merupakan salah satu program penting yang terus didorong oleh TNI melalui para Babinsa di wilayah binaan.
Di daerah seperti Batang Lupar, sektor pertanian menjadi penopang utama kehidupan masyarakat.
Karena itu, dukungan terhadap petani harus terus dilakukan agar mereka mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan pendampingan ini, TNI berharap masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan pertanian dan memanfaatkan lahan yang ada secara optimal.
Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Kegiatan pendampingan yang dilakukan Sertu Dedi Indrianto di Desa Mensiau menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menunjukkan bahwa TNI selalu siap membantu mengatasi kesulitan warga, termasuk di bidang pertanian.
Kerja sama antara Babinsa dan petani seperti ini tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk peningkatan hasil panen, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, pertanian di Desa Mensiau diharapkan semakin berkembang dan mampu mencukupi permintaan pasar yang terus meningkat.
Pada akhirnya, upaya ini akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan di wilayah Batang Lupar.
(Pendim1206/Psb)











