Akarkata.com, Menyuke, Landak — Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan berbagai pihak, termasuk jajaran Kepolisian Republik Indonesia.
Salah satu langkah nyata tersebut terlihat dari kegiatan pengecekan tanaman jagung yang dilakukan Kapolsek Menyuke IPTU I Nyoman Astika, S.H., bersama Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Banyuke Hulu Herkulanus di Desa Ringo Lojok, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak, Rabu (11/03/2026).
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB di lahan milik warga bernama Bapak Konda yang berada di Dusun Peluntan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lahan tersebut memiliki luas sekitar 1 hektar dan menjadi bagian dari program penanaman jagung serentak kuartal I tahun 2026 sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.
Selain Kapolsek Menyuke dan Kepala BPP Banyuke Hulu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Ringo Lojok Mulyadi serta Bhabinkamtibmas Desa Ringo Lojok Aipda Hery.
Kehadiran unsur kepolisian, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam mendukung produksi pangan di tingkat lokal.
Tanaman jagung di lahan tersebut diketahui telah ditanam sejak 2 Maret 2026 menggunakan bibit jagung jenis NPK Andalan sebanyak 5 kilogram.
Dengan kondisi lahan yang cukup baik, tanaman diharapkan dapat tumbuh optimal hingga masa panen.
IPTU I Nyoman Astika, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk pendampingan sekaligus monitoring terhadap program penanaman jagung yang sedang digalakkan pemerintah.
“Penanaman jagung ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional pada tahun 2026. Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan baik serta memberikan dukungan kepada para petani,” ujar Kapolsek Menyuke.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian bukan hanya sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan hasil pertanian, program ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Menyuke IPTU I Nyoman Astika, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan berlangsung hingga pukul 16.30 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan instansi pertanian dinilai menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan di daerah.
Dengan dukungan semua pihak, Desa Ringo Lojok diharapkan dapat menjadi salah satu sentra produksi jagung yang berkontribusi terhadap kebutuhan pangan nasional.
Program penanaman jagung serentak ini juga menjadi bukti bahwa sektor pertanian tetap menjadi prioritas pembangunan, terutama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa mendatang.











