Akarkata.com, Melawi — Kepedulian aparat kepolisian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolsek Kota Baru Iptu Edi Herianto yang bersama sejumlah personel Polsek melaksanakan sambang duka ke rumah keluarga korban tenggelam di aliran Sungai Keluas, Minggu (15/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan di Dusun Beringin, Desa Ulak Muid, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Kabupaten Melawi, sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada keluarga yang sedang mengalami musibah.
Bentuk Kepedulian Polisi kepada Warga
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan Kapolsek dan rombongan disambut hangat oleh keluarga korban meskipun suasana masih diliputi kesedihan.
Kehadiran aparat di tengah keluarga yang berduka diharapkan dapat memberikan kekuatan dan rasa tidak sendiri dalam menghadapi cobaan.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Edi Herianto menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya korban.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar kepolisian, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya,” ungkapnya.
Ia juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Polisi Hadir Bukan Hanya Sebagai Aparat

Kapolsek menegaskan bahwa kehadiran kepolisian bukan semata-mata sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki rasa empati.
Menurutnya, solidaritas sosial sangat penting terutama saat warga mengalami musibah.
“Kami datang bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan duka,” ujar Iptu Edi Herianto.
Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam melayani masyarakat.
Dukungan Moril untuk Keluarga Korban

Selain menyampaikan belasungkawa, Kapolsek juga memberikan motivasi dan dukungan agar keluarga korban tetap tabah menghadapi cobaan.
Kehilangan anggota keluarga secara mendadak tentu meninggalkan luka mendalam, sehingga dukungan moral sangat dibutuhkan.
Kehadiran polisi diharapkan dapat memberikan penguatan psikologis bagi keluarga yang ditinggalkan.
Polisi Siap Memberikan Bantuan
Dalam kunjungannya, Kapolsek Kota Baru juga menyampaikan kesiapan pihak kepolisian untuk membantu apabila keluarga korban membutuhkan dukungan.
Bantuan yang dimaksud tidak hanya terkait keamanan, tetapi juga hal-hal lain selama masa duka berlangsung.
“Jika ada yang bisa kami bantu, jangan ragu untuk menyampaikan,” kata Iptu Edi Herianto.
Komitmen ini menunjukkan bahwa kepolisian berperan sebagai pelindung sekaligus pengayom masyarakat.
Musibah Tenggelam di Sungai Keluas
Peristiwa tenggelam di Sungai Keluas menjadi perhatian masyarakat setempat karena sungai tersebut merupakan salah satu jalur aktivitas warga.
Sungai di wilayah pedesaan sering digunakan untuk berbagai keperluan seperti transportasi, mandi, mencuci, hingga aktivitas ekonomi.
Namun, kondisi arus yang deras dan kedalaman yang tidak merata membuat sungai berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.
Pentingnya Kesadaran Keselamatan di Perairan
Musibah ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai.
Penggunaan alat keselamatan, pengawasan terhadap anak-anak, serta pemahaman kondisi arus sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan ketika debit air meningkat.
Kehadiran Polisi Memberikan Ketenangan
Warga setempat menilai kunjungan Kapolsek dan personel memberikan dampak positif bagi keluarga korban.
Selain dukungan moril, kehadiran aparat juga memberikan rasa aman dan perhatian dari negara.
Hal ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir saat terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan.
Harapan Keluarga Diberi Ketabahan
Di akhir kunjungannya, Iptu Edi Herianto kembali menyampaikan doa dan harapan agar keluarga korban diberikan kekuatan.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan,” tutupnya.
Ucapan tersebut menjadi bentuk empati sekaligus penguatan bagi keluarga yang tengah berduka.
Polisi sebagai Pelindung dan Pengayom
Kegiatan sambang duka ini mencerminkan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara menyeluruh.
Pendekatan humanis seperti ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Dengan kehadiran polisi yang responsif dan peduli, hubungan antara aparat dan masyarakat diharapkan semakin harmonis.
Musibah sebagai Pengingat Kebersamaan
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial sangat dibutuhkan saat masyarakat menghadapi musibah.
Kebersamaan antara aparat dan warga dapat membantu meringankan beban psikologis keluarga yang ditinggalkan.
Melalui dukungan moral dan empati, diharapkan keluarga korban dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih kuat.











