Akarkata.com, Ketapang — Upaya peningkatan kedisiplinan dan profesionalisme terus dilakukan oleh jajaran Polres Ketapang.
Salah satunya melalui kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, didampingi Wakapolres serta Kasi Propam pada Minggu (16/03/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memastikan setiap personel Polri menjalankan tugas dengan standar disiplin tinggi serta menjaga citra institusi di tengah masyarakat.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap sikap tampang anggota, meliputi kerapian rambut, kebersihan dan kelayakan seragam dinas, penggunaan atribut resmi, hingga kelengkapan identitas diri.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menegaskan bahwa penampilan bukan sekadar formalitas, melainkan representasi dari sikap mental, kesiapan, dan tanggung jawab anggota Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Setiap anggota Polri harus mampu menjadi teladan, termasuk dalam hal kedisiplinan dan penampilan. Sikap tampang yang rapi mencerminkan kesiapan dan kesungguhan kita dalam menjalankan tugas,” ujar AKBP Muhammad Harris.

Dalam pelaksanaannya, Propam Polres Ketapang memeriksa satu per satu personel yang hadir.
Anggota yang ditemukan tidak sesuai ketentuan langsung diberikan tindakan pembinaan.
Bentuk sanksi yang diberikan bersifat mendidik, berupa teguran, pencatatan pelanggaran, hingga sanksi fisik ringan seperti push up di tempat.
Tujuannya bukan untuk menghukum, melainkan membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab individu.
Kapolres menekankan bahwa toleransi terhadap pelanggaran disiplin, sekecil apa pun, tidak akan diberikan.
Hal ini penting untuk menjaga standar profesionalitas serta kepercayaan publik terhadap Polri.
“Kedisiplinan adalah fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kami ingin seluruh personel memiliki kesadaran penuh untuk mematuhi aturan tanpa harus selalu diingatkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKBP Muhammad Harris menyampaikan bahwa kegiatan Gaktibplin tidak bersifat insidental, melainkan akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.
Program ini menjadi bagian dari pembinaan internal guna membentuk karakter anggota yang tangguh, profesional, dan berintegritas.
Menurutnya, personel yang disiplin akan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, merespons situasi dengan cepat, serta menjaga keamanan dan ketertiban secara efektif.
Selain itu, penampilan yang rapi dan sikap yang santun juga berperan penting dalam membangun kepercayaan publik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas Polri bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga wibawa institusi melalui perilaku sehari-hari anggota di lapangan maupun di lingkungan internal.
Dengan dilaksanakannya Gaktibplin secara konsisten, diharapkan seluruh personel Polres Ketapang semakin meningkatkan kualitas diri, baik dari segi kedisiplinan, etika, maupun profesionalisme kerja.
Hal ini sejalan dengan komitmen Polri untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).
Polres Ketapang berharap langkah ini dapat berdampak positif terhadap kualitas pelayanan publik serta memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis, tegas, dan terpercaya di mata masyarakat.











