Akarkata.com, Pontianak – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melalui Subsatgas Binmas Operasi Ketupat Kapuas 2026 meningkatkan langkah pencegahan terhadap potensi kriminalitas, khususnya pencurian rumah kosong.
Upaya ini dilakukan dengan menyambangi sejumlah kawasan perumahan di Kota Pontianak untuk memberikan edukasi langsung kepada para penjaga komplek dan petugas keamanan lingkungan, Selasa (24/3/2026).
Langkah preventif ini menjadi bagian penting dari strategi pengamanan selama musim mudik, di mana banyak rumah ditinggalkan pemiliknya dalam keadaan kosong.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan aksi pencurian.
Fokus Pengamanan Rumah Kosong Saat Mudik

Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Binmas Ops Ketupat Kapuas 2026, Ipda Abdul Aziz, yang menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap rumah-rumah yang ditinggalkan penghuninya.
Dalam arahannya, Ipda Abdul Aziz mengingatkan bahwa penjaga komplek memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Ia meminta agar setiap rumah kosong didata dan dipantau secara rutin guna meminimalisir potensi tindak kriminal.
“Kami mengimbau kepada rekan-rekan penjaga komplek agar lebih waspada dan jeli. Pastikan rumah yang ditinggalkan pemiliknya tetap dalam pengawasan. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tegasnya.
Selain itu, petugas keamanan juga diminta melakukan patroli berkala, terutama pada malam hari dan jam-jam rawan kejahatan.
Pentingnya Pencatatan Tamu dan Kendaraan Asing
Salah satu poin utama dalam edukasi tersebut adalah kewajiban melakukan pencatatan terhadap setiap orang atau kendaraan yang keluar-masuk lingkungan perumahan, terutama yang tidak dikenal.
Pencatatan ini dinilai efektif untuk memantau aktivitas orang asing sekaligus mencegah pelaku kejahatan menyamar sebagai tamu atau pekerja.
Ipda Abdul Aziz juga menekankan pentingnya komunikasi aktif antara petugas keamanan dengan warga sekitar.
Informasi mengenai rumah yang ditinggalkan mudik perlu diketahui agar pengawasan dapat dilakukan secara maksimal.
“Koordinasi antara penjaga komplek dan warga sangat penting. Dengan informasi yang jelas, pengamanan dapat dilakukan secara lebih terarah,” tambahnya.
Patroli Dialogis sebagai Upaya Preventif
Kabid Humas Polda Kalbar selaku Kasatgas Humas Ops Ketupat Kapuas 2026, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan patroli dialogis yang dilakukan Subsatgas Binmas merupakan langkah preemtif dan preventif untuk menekan angka kriminalitas selama musim mudik.
Menurutnya, kejahatan pencurian rumah kosong merupakan salah satu modus yang sering meningkat saat Lebaran, ketika banyak pemilik rumah berada di luar kota.
“Patroli dialogis ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat. Keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga dan petugas keamanan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Operasi Ketupat Kapuas 2026 mengedepankan pendekatan humanis sekaligus respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan.
Peran Masyarakat sebagai Mitra Polri
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Bambang Suharyono juga mengajak masyarakat untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
“Kami ingin masyarakat yang mudik dapat merasa tenang karena rumahnya tetap aman. Sinergi antara polisi, petugas keamanan lingkungan, dan warga menjadi kunci utama menciptakan situasi kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau menemukan hal mencurigakan.
Apresiasi dari Penjaga Komplek
Kegiatan edukasi ini mendapat sambutan positif dari para penjaga komplek yang merasa terbantu dengan arahan serta kehadiran langsung personel kepolisian.
Mereka mengaku memperoleh tambahan wawasan mengenai langkah-langkah pengamanan yang efektif, termasuk teknik patroli, sistem pencatatan tamu, hingga prosedur pelaporan kejadian darurat.
Kehadiran polisi di lapangan juga meningkatkan rasa percaya diri petugas keamanan dalam menjalankan tugasnya selama masa mudik Lebaran.
Komitmen Polda Kalbar Jaga Kamtibmas Selama Lebaran
Secara keseluruhan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Kalbar dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri.
Melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026, berbagai langkah strategis terus dilakukan, mulai dari pengamanan arus mudik dan balik, patroli di pusat keramaian, hingga perlindungan kawasan permukiman.
Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, diharapkan potensi kejahatan dapat ditekan sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan penuh ketenangan, baik di kampung halaman maupun di tempat tinggal yang ditinggalkan.











