Akarkata.com, Melawi, Kalbar – Polres Melawi Polda Kalbar bergerak cepat melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Jembatan Melawi II, Senin (23/3/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas banyaknya sampah yang berserakan setelah keramaian masyarakat yang memadati area tersebut pada malam sebelumnya.
Dengan membawa alat kebersihan sederhana seperti sapu dan perlengkapan angkut sampah, personel kepolisian menyisir seluruh bagian jembatan serta area sekitarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini dilakukan demi menjaga keindahan dan fungsi salah satu ikon penting Kabupaten Melawi tersebut.
Respons Cepat Usai Keramaian Warga

Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus tanggung jawab moral menjaga fasilitas publik.
Menurutnya, sebelumnya kawasan Jembatan Melawi II dipadati masyarakat yang menyaksikan aktivitas hiburan, termasuk pertunjukan kembang api.
Keramaian tersebut meninggalkan dampak berupa tumpukan sampah, terutama plastik sekali pakai.
“Usai adanya aktivitas masyarakat di Jembatan Melawi II yang menjadi pusat perhatian warga, kami bergerak cepat untuk membersihkan sampah yang berserakan agar tidak mengganggu lingkungan,” ujar AKBP Harris Batara.
Sampah yang tertinggal tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila terbawa angin atau hujan hingga menutupi jalur kendaraan.
Jembatan Melawi II sebagai Ikon Kabupaten

Jembatan Melawi II bukan sekadar infrastruktur transportasi biasa. Jembatan ini memiliki peran vital sebagai penghubung utama antara Kecamatan Nanga Pinoh dan Kecamatan Pinoh Utara.
Selain itu, keberadaannya juga menjadi simbol perkembangan wilayah serta kebanggaan masyarakat Melawi.
Setiap hari, jembatan tersebut dilalui oleh kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga distribusi barang.
Kondisi kebersihan dan keamanan di area ini sangat memengaruhi kelancaran aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat.
AKBP Harris menegaskan bahwa menjaga kebersihan jembatan berarti menjaga citra daerah sekaligus kenyamanan warga.
“Jembatan Melawi II adalah salah satu ikon Kabupaten Melawi. Keasriannya harus terus dijaga agar tetap nyaman dilalui dan membanggakan masyarakat,” jelasnya.
Dominasi Sampah Plastik Jadi Perhatian

Dalam kegiatan pembersihan tersebut, petugas menemukan bahwa sebagian besar sampah berupa plastik makanan dan minuman.
Sampah jenis ini dikenal sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan dalam jangka panjang.
Selain mengganggu estetika, sampah plastik yang menumpuk juga dapat menyumbat saluran air di sekitar jembatan, meningkatkan risiko genangan hingga banjir kecil saat hujan turun.
Personel Polres Melawi kemudian mengumpulkan sampah secara sistematis, mulai dari trotoar hingga bahu jalan.
Sampah yang telah terkumpul dimasukkan ke dalam karung dan wadah khusus sebelum diangkut menggunakan truk dinas kepolisian.
Selanjutnya, seluruh sampah dibawa menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar dapat ditangani secara tepat.
Ajakan Polri untuk Kesadaran Lingkungan
Melalui kegiatan ini, Kapolres Melawi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama di ruang publik yang digunakan bersama.
Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di fasilitas umum seperti jembatan. Lingkungan yang bersih mencerminkan kepedulian kita terhadap daerah sendiri,” ungkapnya.
Kapolres juga menambahkan bahwa kebersihan kota merupakan bagian dari identitas daerah yang harus dijaga bersama, sejalan dengan semangat Melawi sebagai “Kota Juang Bumi Uranium”.
Polisi Hadir Tak Hanya untuk Keamanan
Aksi bersih-bersih ini menjadi bukti bahwa peran kepolisian tidak terbatas pada penegakan hukum dan menjaga keamanan.
Polri juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat dalam kegiatan non-penegakan hukum seperti ini dinilai mampu meningkatkan kedekatan emosional serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Masyarakat yang melintas di sekitar jembatan tampak memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut.
Banyak warga mengapresiasi langkah cepat aparat dalam mengembalikan kebersihan kawasan setelah keramaian.
Harapan Lingkungan Bersih dan Nyaman
Dengan dilaksanakannya pembersihan ini, diharapkan kondisi Jembatan Melawi II kembali bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan fasilitas umum.
Polres Melawi menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ke depan, kolaborasi antara aparat dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, tertib, dan berkelanjutan.











