Akarkata.com, Mandor, Landak – Patroli malam yang dilaksanakan personel Polsek Mandor, Polres Landak, Polda Kalbar pada Selasa (24/3/2026) tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga pembinaan generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, polisi menyambangi sekelompok remaja yang sedang berkumpul santai di pinggir jalan.
Suasana yang awalnya penuh canda dan tawa berubah menjadi momen edukatif ketika petugas kepolisian hadir dengan pendekatan humanis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Alih-alih memberikan teguran keras, polisi memilih berdialog secara santun dan bersahabat.
Petugas mengajak para remaja berbincang ringan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan keselamatan dan masa depan mereka.
Salah satu topik utama yang disampaikan adalah bahaya tindakan bullying, baik secara verbal maupun fisik, yang dapat menimbulkan dampak psikologis serius bagi korban maupun pelaku.
Selain itu, para remaja juga diingatkan agar berhati-hati terhadap orang asing yang tidak dikenal serta tidak mudah terpengaruh ajakan negatif yang dapat membawa mereka pada situasi berbahaya.
Tak kalah penting, polisi menekankan ancaman penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, masa depan, serta kehidupan sosial generasi muda.
Edukasi ini diberikan sebagai langkah pencegahan dini agar remaja tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa patroli malam juga menjadi sarana pembinaan masyarakat, khususnya kalangan remaja.
“Melalui patroli ini, kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pembimbing yang peduli terhadap masa depan generasi muda,” ujar IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H.
Ia menambahkan bahwa pendekatan persuasif dan humanis merupakan metode yang efektif untuk membangun kepercayaan remaja terhadap aparat kepolisian.
“Kami berharap para remaja dapat lebih bijak dalam bergaul, menjauhi perilaku negatif, serta mengisi waktu dengan kegiatan positif,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para remaja yang merasa diperhatikan dan dibimbing, bukan dihakimi.
Mereka menerima pesan yang disampaikan dengan baik karena pendekatan yang digunakan bersifat ramah dan penuh empati.
Polsek Mandor berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli dialogis sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman sekaligus membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
Dengan sinergi antara kepolisian, keluarga, dan masyarakat, diharapkan remaja di wilayah Mandor dapat terhindar dari berbagai perilaku berisiko serta menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi.











