Operasi Ketupat Kapuas 2026 Berakhir, Polda Kalbar Catat Mudik Lebaran Aman dan Angka Kecelakaan Turun

- Editor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H.,

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H.,

Akarkata.com, Pontianak, Kalbar — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) secara resmi menutup pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026, operasi kepolisian terpusat yang digelar untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Operasi berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus utama menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kondisi lalu lintas selama periode tersebut dinyatakan aman, tertib, dan kondusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apresiasi kepada Personel dan Masyarakat

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., selaku Kasatgas Humas Ops Ketupat Kapuas 2026, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang terlibat serta masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama masa mudik.

Menurutnya, keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta masyarakat.

“Operasi Ketupat Kapuas 2026 telah berjalan dengan sangat baik. Data evaluasi menunjukkan penurunan signifikan pada gangguan kamtibmas maupun kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (26/3).

Ia menambahkan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas serta kesadaran menjaga keamanan lingkungan menunjukkan tren positif.

Penurunan Gangguan Kamtibmas yang Signifikan

Salah satu indikator keberhasilan operasi terlihat dari turunnya angka gangguan kamtibmas selama periode Lebaran.

Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 28 kasus gangguan kamtibmas.

Sementara pada tahun 2026, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 16 kasus atau turun sekitar 42,86 persen.

Penurunan ini menunjukkan bahwa langkah preventif dan preemtif yang dilakukan aparat kepolisian, seperti patroli rutin, penjagaan di pos pengamanan, serta pendekatan humanis kepada masyarakat, berjalan efektif.

Baca Juga:  Panen Perdana Jagung BUMDes Desa Saham, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa

Selain itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan melaporkan potensi gangguan keamanan turut berkontribusi terhadap terciptanya situasi yang aman.

Pelanggaran Lalu Lintas Turun Drastis

Di sektor lalu lintas, Polda Kalbar juga mencatat tren positif berupa penurunan jumlah pelanggaran yang ditindak selama operasi berlangsung.

Pada Ops Ketupat Kapuas 2025, jumlah penindakan pelanggaran mencapai 167 kasus.

Tahun 2026, angka tersebut turun menjadi 94 penindakan atau berkurang sekitar 44 persen.

Penurunan ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas selama perjalanan mudik maupun arus balik.

Kampanye keselamatan, sosialisasi melalui media, serta kehadiran petugas di lapangan dinilai efektif mendorong perilaku berkendara yang lebih tertib.

Angka Kecelakaan dan Kerugian Materiil Menurun

Aspek keselamatan jalan raya juga menunjukkan perbaikan yang signifikan.

Jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode operasi turun dari 96 kejadian pada tahun 2025 menjadi 66 kejadian pada tahun 2026.

Artinya, terjadi penurunan sekitar 29,73 persen.

Penurunan jumlah kecelakaan ini turut berdampak pada berkurangnya kerugian materiil akibat insiden di jalan raya.

Pada tahun 2025, total kerugian materiil akibat kecelakaan tercatat sebesar Rp234.500.000.

Sementara pada tahun 2026, angka tersebut turun drastis menjadi Rp117.500.000.

Fakta ini menunjukkan bahwa upaya pengamanan jalur mudik, rekayasa lalu lintas, serta edukasi keselamatan berkendara memberikan hasil nyata.

Tingginya Mobilitas Pemudik di Berbagai Sektor Transportasi

Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026, Polda Kalbar juga mencatat tingginya mobilisasi masyarakat melalui berbagai moda transportasi.

Sektor Udara (Bandara)

Transportasi udara menjadi salah satu pilihan utama masyarakat. Tercatat sebanyak:

• Kedatangan: 71.969 penumpang

• Keberangkatan: 75.416 penumpang

Sektor Laut (Pelabuhan)

Pergerakan penumpang melalui jalur laut juga cukup tinggi, dengan data:

Baca Juga:  Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Menjalin Intensifkan Patroli dan Sambang Warga Desa Menjalin

• Kedatangan: 20.802 penumpang

• Keberangkatan: 28.472 penumpang

Jalur Darat Antarnegara (PLBN/APBN)

Wilayah perbatasan turut mengalami peningkatan aktivitas:

• Kedatangan: 28.013 orang

• Keberangkatan: 23.251 orang

Tingginya mobilitas ini menunjukkan bahwa Kalimantan Barat menjadi salah satu daerah dengan pergerakan mudik yang cukup besar, baik domestik maupun lintas negara.

Imbauan Keselamatan bagi Masyarakat

Meski operasi telah berakhir, Polda Kalbar tetap mengingatkan masyarakat untuk terus mengutamakan keselamatan dalam perjalanan.

Kombes Pol. Bambang Suharyono mengimbau agar masyarakat memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.

“Jangan memaksakan diri jika lelah. Beristirahatlah di tempat yang aman. Patuhi aturan lalu lintas, hindari kendaraan over kapasitas, dan manfaatkan pos pelayanan polisi jika membutuhkan bantuan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat selalu waspada terhadap barang bawaan serta menjaga keamanan selama perjalanan.

Komitmen Polda Kalbar Menjaga Kondusifitas Pasca Lebaran

Berakhirnya Operasi Ketupat Kapuas 2026 tidak berarti berakhirnya upaya pengamanan.

Polda Kalbar memastikan kegiatan kepolisian rutin tetap berjalan untuk menjaga stabilitas kamtibmas pasca Lebaran.

Pengawasan di pusat keramaian, jalur transportasi, serta objek wisata tetap dilakukan mengingat aktivitas masyarakat masih tinggi setelah libur panjang.

Dengan keberhasilan operasi ini, Polda Kalbar berharap budaya tertib berlalu lintas dan kesadaran menjaga keamanan dapat terus dipertahankan oleh masyarakat.

Keberhasilan Operasi Ketupat Kapuas 2026 menjadi bukti sinergi kuat antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan suasana Lebaran yang aman dan nyaman.

Penurunan angka kriminalitas, pelanggaran lalu lintas, serta kecelakaan menunjukkan bahwa upaya preventif dan edukatif yang dilakukan selama ini membuahkan hasil positif.

Polda Kalbar pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan, agar setiap perjalanan selalu berakhir dengan selamat sampai tujuan.

Baca Juga:  Karoops Polda Kalbar Supervisi Ops Ketupat Kapuas 2026 di Polres Ketapang, Pastikan Pengamanan Lebaran Optimal

Berita Terkait

Polsek Muara Pawan Sambangi Warga Desa Sukamaju, Dengarkan Keluhan dan Aspirasi
Malam Minggu Aman, Polres Ketapang Gelar Patroli Cegah Balap Liar dan Kriminalitas
Ciptakan Situasi Kondusif, Polsek Mandor Tingkatkan Patroli di Tempat Usaha
Polisi Datangi Counter Ponsel Malam Hari, Pemilik Usaha Diminta Tingkatkan Keamanan
Silaturahmi Humanis Aipda Suriansyah, Warga Desa Rantau Panjang Diingatkan Waspada Penipuan
Semarak Nabo Penyugu di Sengah Temila, Tradisi Naik Dango Ketimanggongan Tumila Berlangsung Meriah
Polisi Sambangi Penjual Sayur di Sengah Temila, Ingatkan Bahaya Pemerasan
Polsek Menyuke Hadir di Tengah Warga, Ciptakan Kamtibmas Aman dan Kondusif
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:19 WIB

Polsek Muara Pawan Sambangi Warga Desa Sukamaju, Dengarkan Keluhan dan Aspirasi

Minggu, 19 April 2026 - 20:14 WIB

Malam Minggu Aman, Polres Ketapang Gelar Patroli Cegah Balap Liar dan Kriminalitas

Minggu, 19 April 2026 - 20:08 WIB

Ciptakan Situasi Kondusif, Polsek Mandor Tingkatkan Patroli di Tempat Usaha

Minggu, 19 April 2026 - 20:03 WIB

Polisi Datangi Counter Ponsel Malam Hari, Pemilik Usaha Diminta Tingkatkan Keamanan

Minggu, 19 April 2026 - 19:58 WIB

Silaturahmi Humanis Aipda Suriansyah, Warga Desa Rantau Panjang Diingatkan Waspada Penipuan

Minggu, 19 April 2026 - 19:43 WIB

Polisi Sambangi Penjual Sayur di Sengah Temila, Ingatkan Bahaya Pemerasan

Minggu, 19 April 2026 - 19:38 WIB

Polsek Menyuke Hadir di Tengah Warga, Ciptakan Kamtibmas Aman dan Kondusif

Minggu, 19 April 2026 - 19:33 WIB

Minggu Pagi di Air Besar, Polisi Ingatkan Warga Periksa Kendaraan Sebelum Berangkat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x