Akarkata.com, Sanggau, Kalbar – Babinsa Koramil 1204-01/Kapuas menunjukkan respons cepat dalam menangani kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, tepatnya di Dusun Penyeladi, Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Minggu (05/04/2026).
Kehadiran aparat TNI di lokasi mendapat perhatian dan apresiasi warga karena turut membantu proses pengamanan, evakuasi korban, hingga menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan sebuah bus Damri yang diduga mengalami rem blong saat melintas di tikungan kawasan Penyeladi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat kendaraan tidak dapat dikendalikan, bus kemudian melaju keluar jalur hingga melewati pembatas jalan di tikungan tersebut.
Sertu Khalik Langsung Menuju Lokasi Setelah Menerima Laporan

Babinsa setempat, Sertu Khalik, bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai terjadinya kecelakaan.
Tanpa menunggu lama, ia segera menuju lokasi kejadian guna memastikan keselamatan korban sekaligus membantu proses penanganan di lapangan.
Setibanya di lokasi, Sertu Khalik langsung berkoordinasi dengan personel dari Polres Kabupaten Sanggau dan warga sekitar.
Bersama-sama, mereka melakukan pengamanan area agar tidak terjadi kemacetan maupun kerumunan warga yang dapat menghambat proses evakuasi.
Selain itu, Babinsa juga membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan, mengingat posisi kendaraan berada di jalur utama Jalan Lintas Kalimantan yang dikenal padat dilalui kendaraan besar.
“Sudah menjadi tugas kami sebagai aparat kewilayahan untuk cepat tanggap terhadap situasi di wilayah binaan, termasuk jika terjadi kecelakaan,” ujar Sertu Khalik di lokasi kejadian.
Proses Evakuasi Korban Berlangsung Cepat

Dalam proses evakuasi, Babinsa Koramil 1204-01/Kapuas bersama aparat kepolisian dan warga bahu-membahu mengevakuasi para korban dari dalam bus.
Para korban kemudian dibawa menggunakan kendaraan menuju RSUD Sanggau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Berdasarkan data sementara, insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selain itu, satu korban lainnya mengalami patah tangan, sementara sebanyak 25 orang harus menjalani perawatan di RSUD Sanggau akibat mengalami luka ringan maupun luka sedang.
Cepatnya penanganan yang dilakukan aparat di lapangan dinilai sangat membantu korban.
Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi mengaku lega karena personel TNI dan Polri segera hadir sesaat setelah kecelakaan terjadi.
Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah Dinilai Rawan Kecelakaan

Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah di wilayah Dusun Penyeladi memang dikenal memiliki sejumlah titik rawan kecelakaan, terutama pada bagian tikungan dan turunan.
Banyak kendaraan besar seperti bus dan truk yang melintas di jalur tersebut setiap hari.
Kondisi tersebut membuat pengendara harus lebih berhati-hati, terutama saat melewati tikungan tajam.
Dugaan sementara, bus Damri mengalami rem blong ketika hendak melewati tikungan, sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.
Warga setempat berharap pemerintah dan instansi terkait dapat menambah rambu-rambu peringatan, memperbaiki sistem pengamanan jalan, serta memasang pembatas tambahan di kawasan rawan kecelakaan.
Dengan begitu, potensi terjadinya kecelakaan serupa dapat diminimalkan.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Pasti Kecelakaan
Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Kabupaten Sanggau masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari saksi, serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat.
Petugas menduga faktor rem blong menjadi penyebab utama kecelakaan.
Namun demikian, penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan apakah terdapat faktor lain, seperti kondisi jalan, cuaca, maupun kelalaian pengemudi.
Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan akibat proses evakuasi dan pemeriksaan kendaraan.
Meski demikian, situasi berhasil kembali normal setelah petugas melakukan pengaturan lalu lintas.
Kehadiran Babinsa Mendapat Apresiasi Warga
Kehadiran Babinsa Koramil 1204-01/Kapuas di tengah masyarakat kembali menunjukkan pentingnya peran aparat kewilayahan dalam membantu warga menghadapi situasi darurat.
Respons cepat yang dilakukan Sertu Khalik dinilai mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Sejumlah warga mengapresiasi tindakan Babinsa yang tidak hanya membantu mengevakuasi korban, tetapi juga aktif mengatur kondisi di lapangan agar tetap tertib.
Kehadiran aparat TNI bersama Polri dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa sinergi di lapangan sangat dibutuhkan ketika terjadi musibah.
Melalui tindakan sigap tersebut, Babinsa Koramil 1204-01/Kapuas kembali memperlihatkan komitmennya dalam melayani masyarakat dan menjaga keamanan wilayah binaan.
Diharapkan, kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, khususnya saat melintasi jalur rawan di Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah.
Pendim 1204/Sanggau











