Akarkata.com, Sekadau, Kalimantan Barat – Komandan Kodim 1204/Sanggau Letkol Kav Slamet Purwanto yang diwakili oleh Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Duloh menghadiri kegiatan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Jembatan Garuda di Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Senin (06/04/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sekadau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara groundbreaking dihadiri oleh Bupati Sekadau Aron, S.H., Kapolres Sekadau AKBP Andika Wiratama, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sekadau Jefray Raja Tugam, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Sekadau bidang Bina Marga Folsianus Pangestu, Kasatpol PP Kabupaten Sekadau Paulus Ugang, Kepala Desa Nanga Mahap Suherman, serta sejumlah tokoh masyarakat dan warga setempat.
Sebelum pelaksanaan peletakan batu pertama, kegiatan diawali dengan video conference yang terhubung langsung dengan Danrem 121/Alambhana Wanawai Brigjen TNI Purnomosidi yang memimpin pelaksanaan groundbreaking secara terpusat.

Di wilayah teritorial Kodim 1204/Sanggau, pembangunan Jembatan Garuda dilaksanakan di dua titik, yakni di Kecamatan Nanga Mahap dan Kecamatan Sekayam.
Adapun Kecamatan Sekayam menjadi lokasi utama pelaksanaan kegiatan groundbreaking yang dipusatkan secara virtual.
Peletakan batu pertama di Desa Nanga Mahap dilakukan langsung oleh Bupati Sekadau Aron, S.H. sebagai tanda dimulainya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat Desa Nanga Mahap dan sekitarnya.
Selama ini, keterbatasan akses transportasi menjadi salah satu kendala utama bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Duloh mengatakan bahwa keberadaan jembatan tersebut nantinya akan sangat membantu masyarakat, terutama dalam menunjang akses pendidikan dan kegiatan ekonomi.

“Jembatan ini diharapkan dapat mendukung akses anak-anak menuju sekolah serta memperlancar aktivitas perekonomian masyarakat desa,” ujar Mayor Arm Duloh.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas terealisasinya pembangunan tersebut.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat di daerah pedesaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Semoga jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sekadau Aron, S.H. menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya akan memperlancar akses transportasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan berbagai sektor di wilayah tersebut.
“Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah desa dan masyarakat yang telah mendukung penuh pembangunan ini,” ungkap Aron, S.H.
Kepala Desa Nanga Mahap Suherman juga mengungkapkan rasa syukur dan antusiasme masyarakat atas dimulainya pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, warga sangat berharap jembatan ini segera selesai sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah.
“Warga sangat antusias karena jembatan ini akan mempermudah aktivitas sehari-hari, terutama untuk anak sekolah dan kegiatan pertanian,” kata Suherman.
Selain kegiatan groundbreaking, acara tersebut juga diisi dengan bakti sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi proyek.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Sekadau bersama Kasdim 1204/Sanggau dan para tamu undangan.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, TNI, dan warga setempat.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda di Desa Nanga Mahap, masyarakat kini memiliki harapan baru terhadap terbukanya akses yang lebih baik di wilayah mereka.
Jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan yang selama ini dihadapi sekaligus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Pendim 1204/sanggau











