Akarkata.com, Meranti, Landak – Suasana santai di sebuah warung warga di wilayah Kecamatan Meranti tampak berbeda saat sejumlah personel kepolisian datang dan bergabung bersama masyarakat, Rabu (08/04/2026).
Kehadiran polisi bukan untuk melakukan penindakan, melainkan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dengan pendekatan yang humanis, santai, dan penuh keakraban.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Meranti duduk bersama warga yang sedang berkumpul di warung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Momen kebersamaan itu dimanfaatkan untuk berdialog langsung sekaligus memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Dengan cara yang sederhana dan tidak kaku, pesan-pesan kamtibmas disampaikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga lebih mudah diterima oleh warga.
Polisi juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga kerukunan dan saling peduli terhadap kondisi di lingkungan sekitar.
Kegiatan sambang dialogis seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran polisi di tengah kehidupan masyarakat sehari-hari.
Selain membangun kedekatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyerap informasi dan mengetahui situasi yang berkembang di lingkungan warga.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K. melalui Kapolsek Meranti Uwes, S.H. menjelaskan bahwa warung kopi dan tempat warga berkumpul merupakan lokasi yang efektif untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat.
Menurutnya, pendekatan dialogis yang dilakukan di tengah masyarakat sangat penting agar hubungan antara polisi dan warga semakin dekat.
“Melalui kegiatan sambang dan dialog santai bersama warga, kami ingin menunjukkan bahwa polisi hadir bukan hanya saat ada permasalahan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap memberikan rasa aman dan nyaman,” jelas Uwes, S.H.
Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Meranti juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar atau informasi yang belum jelas kebenarannya.
Warga diminta untuk lebih bijak dalam menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial maupun percakapan di lingkungan sekitar.
Jika menemukan hal yang mencurigakan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
“Kami mengajak warga agar tetap menjaga kerukunan, tidak mudah terprovokasi, dan segera melapor apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar,” tambah Kapolsek.
Selain itu, Kapolsek Meranti juga mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, masyarakat diharapkan terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing agar situasi desa tetap aman dan kondusif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar, menjaga kekompakan, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Uwes, S.H.
Kehadiran polisi yang membaur bersama warga di warung tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
Warga mengaku merasa lebih dekat dengan polisi dan lebih mudah memahami pesan-pesan keamanan yang disampaikan.
Bagi masyarakat, cara penyampaian imbauan yang santai dan penuh keakraban justru membuat pesan kamtibmas lebih mudah diterima dibandingkan penyampaian formal.
Melalui kegiatan seperti ini, Polsek Meranti berharap hubungan baik antara polisi dan masyarakat terus terjalin, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Meranti.











