Akarkata.com, Menyuke, Landak – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana terus dilakukan di Kecamatan Menyuke.
Salah satunya melalui kegiatan pembentukan dan pelatihan Program Desa Siaga Bencana Desa Darit yang digelar pada Rabu (08/04/2026) sekitar pukul 09.30 WIB di aula Kecamatan Menyuke.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, relawan, hingga pihak swasta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam kegiatan itu Camat Menyuke Thomas Ronaldo Oktora, S.Hut, Kapolsek Menyuke IPTU I Nyoman Astika, S.H., Danramil Menyuke yang diwakili oleh Sertu Hermanto, Kepala Desa Darit Ardianto, S.E. beserta perangkat desa, Direktur Eksekutif LPPM SKM Kalbar Suherman, S.E., Manajer PLN Ngabang Reza Oktora, Bhabinkamtibmas Desa Darit Aipda Sugiarto, serta narasumber dari Tagana Provinsi Kalimantan Barat, Ringgo.

Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh para kepala dusun se-Desa Darit dan relawan yang nantinya akan menjadi bagian dari tim Desa Siaga Bencana.
Program Desa Siaga Bencana ini dibentuk sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana, khususnya banjir yang kerap melanda Desa Darit.
Desa tersebut diketahui menjadi salah satu wilayah di Kecamatan Menyuke yang cukup sering terdampak banjir saat musim hujan tiba.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan mengenai cara penanganan awal saat terjadi bencana, prosedur evakuasi, koordinasi antarrelawan, hingga langkah-langkah penyelamatan warga dan barang penting ketika banjir terjadi.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K. melalui Kapolsek Menyuke IPTU I Nyoman Astika, S.H. mengatakan bahwa Program Desa Siaga Bencana di Desa Darit merupakan program yang sangat penting dan menjadi yang pertama di Kalimantan Barat.
“Program Desa Siaga Bencana ini merupakan satu-satunya di Kalimantan Barat dan dibentuk di Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak. Program ini sangat penting karena Desa Darit merupakan salah satu wilayah yang cukup sering terdampak banjir,” ujar IPTU I Nyoman Astika, S.H.
Kapolsek menjelaskan, pembentukan Desa Siaga Bencana bertujuan agar masyarakat memiliki kesiapan dan kemampuan untuk bertindak cepat ketika terjadi bencana.
Dengan adanya relawan dan pelatihan yang memadai, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisir.
Program tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial melalui program PLN Peduli yang menyasar desa-desa rawan bencana.
Kehadiran PLN Peduli di Desa Darit diharapkan dapat membantu masyarakat agar lebih siap menghadapi kondisi darurat.
Manajer PLN Ngabang Reza Oktora menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar lebih tanggap dan peduli terhadap ancaman bencana di lingkungannya.
Sementara itu, Kepala Desa Darit Ardianto, S.E. mengaku bersyukur desanya dipilih menjadi lokasi pembentukan Program Desa Siaga Bencana.
Menurutnya, kehadiran program ini akan sangat membantu masyarakat dalam menghadapi bencana banjir yang selama ini sering terjadi.
“Kami berharap seluruh relawan dan masyarakat dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius. Dengan demikian, jika sewaktu-waktu terjadi banjir, masyarakat sudah mengetahui apa yang harus dilakukan,” ungkap Ardianto, S.E.
Kegiatan pembentukan dan pelatihan Program Desa Siaga Bencana Desa Darit berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dan berjalan aman, tertib, serta lancar.
Diharapkan, melalui program ini, Desa Darit menjadi desa yang lebih siap, tangguh, dan sigap dalam menghadapi bencana di masa mendatang.











