Akarkata.com, Melawi, Kalbar – Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Cina, Dusun Mungguk Ombak, Desa Pelita Jaya, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Kabupaten Melawi, terus dilakukan hingga Jumat (10/04/2026).
Sejak pagi hari, tim gabungan kembali turun ke lokasi untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Cina.
Tim terdiri dari personel Polsek Kota Baru, Koramil Kota Baru, Basarnas, BPBD Kabupaten Melawi, Pemerintah Desa Pelita Jaya, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyisiran dilakukan dengan menggunakan perahu dan difokuskan pada sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
Selain menyusuri badan sungai, tim juga memantau tepian sungai, semak-semak di sekitar bantaran, serta area yang memiliki arus cukup deras.
Meskipun cuaca kurang bersahabat dan hujan terus mengguyur lokasi pencarian, semangat seluruh personel dan warga yang terlibat tidak surut.

Mereka tetap berupaya maksimal agar korban dapat segera ditemukan.
Bhabinkamtibmas Desa Pelita Jaya Bripka Dedi Mahendra mengatakan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu kendala utama selama proses pencarian berlangsung.
Menurutnya, hujan yang turun cukup deras membuat jarak pandang menjadi terbatas dan arus sungai semakin deras sehingga proses pencarian harus dilakukan dengan lebih hati-hati.

“Karena kondisi hujan lebat dan hari sudah mulai gelap, untuk sementara pencarian kami hentikan demi keselamatan tim. Pencarian akan kembali dilanjutkan besok,” ujar Bripka Dedi Mahendra.
Ia menambahkan bahwa penghentian sementara pencarian dilakukan semata-mata untuk menjaga keselamatan seluruh anggota tim di lapangan.
Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, risiko di sekitar aliran sungai dinilai cukup tinggi apabila pencarian dipaksakan hingga malam hari.
Meski demikian, seluruh unsur yang terlibat berkomitmen untuk kembali melanjutkan pencarian pada hari berikutnya dengan strategi yang lebih maksimal.
Tim gabungan juga akan memperluas area pencarian dan menambah titik penyisiran, terutama di bagian sungai yang memiliki arus deras dan kemungkinan menjadi lokasi terbawanya korban.
Selain melakukan pencarian, aparat juga mengimbau masyarakat di sekitar aliran Sungai Cina agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas berisiko di sungai, terutama saat cuaca sedang hujan.
Masyarakat diminta menghindari aktivitas seperti memancing, mengambil hasil jaring, atau menyeberangi sungai apabila kondisi cuaca tidak mendukung.
Imbauan tersebut disampaikan karena hujan deras dapat menyebabkan debit air meningkat dan arus sungai menjadi lebih kuat, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian akan kembali dilanjutkan oleh tim gabungan.
Semangat kebersamaan antara aparat, relawan, dan masyarakat menjadi harapan besar agar korban segera ditemukan dan situasi dapat segera teratasi.











