Akarkata.com, Meranti, Landak – Suasana santai di sebuah warung kopi di wilayah Kecamatan Meranti tampak berbeda pada Jumat (17/04/2026).
Di tengah obrolan ringan dan secangkir kopi hangat, anggota kepolisian terlihat duduk bersama warga.
Kehadiran mereka bukan untuk melakukan penindakan, melainkan membangun kedekatan dan menjalin komunikasi yang lebih akrab dengan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan sambang tersebut, personel Polsek Meranti berbaur langsung dengan warga yang sedang berkumpul.

Dengan penuh kehangatan, polisi menyapa, mendengarkan cerita warga, serta membuka ruang dialog yang santai namun penuh makna.
Momen sederhana seperti ini dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, polisi mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih memperhatikan kondisi cuaca yang akhir-akhir ini berubah-ubah.
Warga diimbau agar tetap berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika cuaca buruk yang berpotensi menimbulkan gangguan, seperti hujan deras, angin kencang, maupun pohon tumbang.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Meranti IPDA Uwes, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan sambang dengan suasana santai seperti ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.
Menurutnya, kedekatan antara polisi dan warga sangat penting agar tercipta komunikasi yang terbuka.
Dengan begitu, masyarakat tidak sungkan menyampaikan informasi, keluhan, maupun permasalahan yang terjadi di lingkungan mereka.
“Melalui komunikasi langsung seperti ini, kami ingin membangun kepercayaan serta memastikan pesan-pesan kamtibmas dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” jelas IPDA Uwes, S.H.
Ia menambahkan, pendekatan melalui kegiatan santai seperti ngopi bareng dinilai lebih efektif karena masyarakat merasa lebih nyaman dan tidak canggung ketika berbicara dengan aparat kepolisian.
Di sela obrolan, personel Polsek Meranti juga mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Warga diminta untuk saling menjaga keamanan, memperhatikan aktivitas di lingkungan tempat tinggal, serta segera melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.
“Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kami berharap warga tidak ragu untuk berkoordinasi dengan polisi apabila ada persoalan di lingkungan,” tambah Kapolsek.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga.
Banyak warga merasa senang karena dapat berbincang langsung dengan polisi tanpa suasana formal yang kaku.
Mereka juga merasa lebih diperhatikan karena kepolisian tidak hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga datang untuk mendengarkan dan memberikan rasa aman.
Salah seorang warga mengaku bahwa kegiatan seperti ini membuat hubungan antara polisi dan masyarakat menjadi lebih dekat.
“Kalau ngobrol santai seperti ini, kami jadi lebih nyaman. Polisi juga bisa langsung mendengar apa yang dirasakan warga,” ujar salah seorang warga.
Kegiatan ngopi bareng ini sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu identik dengan penegakan hukum semata.
Lebih dari itu, polisi juga hadir sebagai sahabat masyarakat yang siap mendengarkan, memberi masukan, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara polisi dan warga, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Meranti tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Polsek Meranti pun berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sambang dan pendekatan humanis secara rutin agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.











