Akarkata.com, Sintang, Kalbar – Kasiren Korem 121/Abw, Kolonel Inf Arie Susanto, memimpin pelaksanaan upacara bendera 17-an yang digelar di Lapangan Upacara Makorem 121/Abw, Sintang, Kalimantan Barat, Senin (20/04/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan diikuti seluruh prajurit serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Korem 121/Abw.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan upacara bulanan ini tidak hanya menjadi agenda rutin semata, melainkan juga menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai disiplin, nasionalisme, loyalitas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Arie Susanto bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Panglima TNI.
Upacara 17-an Menjadi Sarana Pembinaan Karakter Prajurit

Dalam amanat yang disampaikan, Panglima TNI menegaskan bahwa disiplin merupakan jati diri sekaligus nafas kehidupan setiap prajurit TNI AD.
Disiplin harus melekat dalam setiap pelaksanaan tugas, baik di lingkungan kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Kolonel Inf Arie Susanto menyampaikan bahwa seorang prajurit dituntut untuk memiliki integritas, tanggung jawab, dan profesionalisme yang tinggi.
Menurutnya, disiplin tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap perintah atasan, tetapi juga tercermin dari sikap, perilaku, serta cara menjalankan tugas.
“Sebagai prajurit dan aparat kewilayahan, kita harus menjadi teladan di tengah masyarakat. Jaga nama baik satuan, hindari segala bentuk pelanggaran, tingkatkan loyalitas, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegas Kolonel Inf Arie Susanto.
Ia menambahkan bahwa upacara bendera 17-an harus dimaknai sebagai momentum evaluasi diri sekaligus pengingat terhadap tugas pokok prajurit dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pentingnya Disiplin Dimulai dari Hal Kecil

Kasiren Korem 121/Abw menekankan bahwa disiplin tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Menurutnya, kebiasaan kecil seperti datang tepat waktu, menjaga kerapian, bersikap sopan, dan mematuhi aturan merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter prajurit yang profesional.
Ketepatan waktu saat apel, kebersihan lingkungan kerja, penggunaan seragam yang rapi, hingga kesungguhan dalam melaksanakan tugas sehari-hari menjadi indikator nyata kedisiplinan yang harus terus dibangun.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh prajurit dan PNS Korem 121/Abw selalu menaati setiap perintah pimpinan serta menghindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi.
Dengan disiplin yang kuat, prajurit diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan, terutama dalam pelaksanaan pembinaan teritorial dan menjaga stabilitas wilayah.
Prajurit Diminta Bijak Menggunakan Media Sosial

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan saat upacara, seluruh prajurit diingatkan untuk selalu waspada terhadap perkembangan situasi dan teknologi, termasuk penggunaan media sosial.
Kolonel Inf Arie Susanto menegaskan bahwa media sosial dapat memberikan manfaat apabila digunakan secara bijak.
Namun sebaliknya, media sosial juga dapat menjadi sumber persoalan apabila digunakan tanpa kontrol dan tanggung jawab.
Prajurit dan PNS Korem 121/Abw diminta untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks, serta tidak mengunggah hal-hal yang dapat mencoreng nama baik satuan.
Menurutnya, di era digital saat ini, setiap anggota TNI harus memiliki kemampuan untuk menyaring informasi dan menjaga etika dalam bermedia sosial.
Hal tersebut penting agar citra institusi TNI tetap terjaga di tengah masyarakat.
Tingkatkan Keimanan, Kesehatan, dan Keharmonisan Keluarga

Selain menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas, Kolonel Inf Arie Susanto juga mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Ia menilai bahwa keimanan yang kuat akan menjadi landasan moral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit.
Dengan iman yang baik, setiap anggota akan mampu menghindari perbuatan yang melanggar aturan dan menjaga perilaku sehari-hari.
Tidak hanya itu, kesehatan juga menjadi perhatian penting, seluruh prajurit dan PNS diminta untuk menjaga pola hidup sehat, membiasakan hidup bersih, berolahraga secara teratur, dan memperhatikan kondisi fisik agar selalu siap menjalankan tugas.
Di samping itu, Kolonel Inf Arie Susanto mengingatkan pentingnya membina keluarga yang harmonis.
Menurutnya, keluarga merupakan pondasi utama yang memberikan dukungan moril kepada prajurit dalam melaksanakan tugas negara.
“Keluarga yang harmonis akan melahirkan semangat dan ketenangan dalam bekerja. Karena itu, jaga hubungan yang baik di lingkungan keluarga agar pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Wujudkan Prajurit Korem 121/Abw yang Loyal dan Profesional

Pelaksanaan upacara bendera 17-an di Makorem 121/Abw diharapkan mampu terus menumbuhkan semangat pengabdian, loyalitas, dan profesionalisme seluruh prajurit serta PNS.
Melalui kegiatan tersebut, Korem 121/Abw ingin membangun karakter personel yang disiplin, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan tugas di masa depan.
Dengan semangat nasionalisme yang terus dipupuk, prajurit Korem 121/Abw diharapkan dapat menjalankan tugas pembinaan teritorial secara maksimal serta menjaga situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif.
Upacara 17-an bukan sekadar tradisi, melainkan momentum penting untuk memperkuat jiwa korsa, meningkatkan soliditas satuan, dan meneguhkan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.











