Home / TNI

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Material Strategis, KRI Karotang-872 Kodaeral XII Perkuat Pengamanan Laut

- Editor

Rabu, 22 April 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL dan Kodaeral XII Amankan 81 Karung Material Strategis di Pantai Penyusuk

TNI AL dan Kodaeral XII Amankan 81 Karung Material Strategis di Pantai Penyusuk

Akarkata.com, Pontianak, Kalbar – TNI Angkatan Laut kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia dan melindungi sumber daya alam nasional.

Melalui operasi gabungan yang melibatkan unsur intelijen serta kekuatan operasional di lapangan, TNI AL berhasil menggagalkan upaya penyelundupan material strategis berupa bijih timah dan logam tanah jarang (LTJ) di kawasan Pantai Penyusuk, Belinyu, Bangka Belitung, Senin (20/4) malam.

Dalam operasi tersebut, unsur KRI Karotang-872 jajaran Kodaeral XII memiliki peran penting dalam memperketat pengamanan di wilayah perairan strategis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapal perang TNI AL itu diterjunkan untuk melakukan patroli, pengawasan, serta penyekatan di sektor laut yang diduga menjadi jalur keluar masuk material tambang ilegal.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen yang diterima oleh aparat TNI AL terkait adanya aktivitas mencurigakan di pesisir Bangka Belitung.

Informasi tersebut kemudian dianalisis dan ditindaklanjuti secara cepat melalui operasi gabungan yang melibatkan Satuan Tugas khusus bersama unsur KRI Karotang-872.

Setelah memperoleh data dan titik koordinat yang diduga menjadi lokasi aktivitas ilegal, tim gabungan langsung bergerak menuju kawasan Pantai Penyusuk.

Di lokasi tersebut, personel melaksanakan patroli tertutup serta manuver penyekatan di jalur laut guna mempersempit ruang gerak para pelaku.

Strategi yang diterapkan TNI AL terbukti efektif.

Saat tim melakukan penyisiran di kawasan pesisir, ditemukan puluhan karung yang disembunyikan di area pantai dan semak-semak sekitar garis pantai.

Dari hasil pemeriksaan awal, barang bukti yang berhasil diamankan berjumlah 81 karung berisi material strategis berupa bijih timah dan logam tanah jarang.

Material tersebut diduga kuat akan diselundupkan keluar wilayah melalui jalur laut.

Namun, para pelaku tidak berhasil membawa barang tersebut setelah mengalami kendala teknis pada sarana yang digunakan.

Baca Juga:  Babinsa dan Anggota Pamtas Gotong Royong Bersihkan Bak Air Bersih di Desa Temajuk

Situasi itu dimanfaatkan oleh tim gabungan untuk bergerak lebih cepat dan mengamankan seluruh barang bukti sebelum berhasil dipindahkan.

Meski demikian, para pelaku dilaporkan melarikan diri sesaat sebelum aparat tiba di lokasi.

Saat ini, TNI AL masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, termasuk menelusuri jaringan penyelundupan yang diduga telah beroperasi secara terorganisasi.

Indikasi Modus Baru Penyelundupan

Hasil penyelidikan awal menunjukkan adanya dugaan modus operandi baru dalam praktik penyelundupan material tambang.

Para pelaku diduga mengangkut langsung hasil tambang dari laut tanpa melalui proses resmi, izin, maupun jalur distribusi yang sah.

Praktik tersebut dinilai sangat berbahaya karena tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar.

Bijih timah dan logam tanah jarang merupakan komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi bagian penting bagi industri nasional.

Logam tanah jarang atau rare earth element diketahui banyak dimanfaatkan dalam industri teknologi, elektronik, energi, hingga pertahanan.

Karena nilainya yang tinggi, material ini kerap menjadi sasaran penyelundupan oleh jaringan ilegal yang berusaha memanfaatkan lemahnya pengawasan di wilayah perairan.

TNI AL menilai bahwa upaya penyelundupan seperti ini tidak bisa dianggap sebagai pelanggaran biasa.

Selain berdampak terhadap potensi penerimaan negara, praktik tersebut juga dapat mengganggu stabilitas ekonomi, merusak tata niaga sumber daya alam, dan membuka peluang terjadinya tindak pidana lintas wilayah.

KRI Karotang-872 Perkuat Pengamanan Laut

KRI Karotang-872 yang berada di bawah jajaran Kodaeral XII kembali menunjukkan perannya sebagai unsur strategis dalam pengamanan laut nasional.

Kapal perang tersebut tidak hanya bertugas melaksanakan patroli rutin, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam mendukung operasi penindakan terhadap berbagai aktivitas ilegal di laut.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Danrem 121/Abw ke Koramil Parindu, Tegaskan Peran Strategis Babinsa

Dalam operasi kali ini, KRI Karotang-872 melaksanakan manuver penyekatan di sektor perairan yang diperkirakan menjadi jalur pelarian para pelaku.

Kehadiran unsur kapal perang tersebut membuat ruang gerak pelaku semakin terbatas sehingga barang bukti dapat diamankan.

Kodaeral XII sendiri terus memperkuat pengawasan wilayah laut melalui peningkatan patroli, pemanfaatan informasi intelijen, serta sinergi dengan instansi terkait.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan maritim dan memastikan wilayah perairan Indonesia tidak dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.

Selain melakukan pengamanan, Kodaeral XII juga berupaya membangun koordinasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir.

Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk mendeteksi lebih dini berbagai bentuk pelanggaran, mulai dari penyelundupan, pencurian sumber daya alam, hingga aktivitas yang mengancam stabilitas keamanan laut.

Komitmen TNI AL Jaga Kedaulatan dan Sumber Daya Nasional

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata bahwa TNI AL terus hadir dalam menjaga kedaulatan negara, khususnya di wilayah laut Indonesia.

Upaya pencegahan penyelundupan material strategis merupakan bagian dari komitmen TNI AL untuk melindungi kekayaan alam nasional agar tidak jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.

TNI AL menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli dan operasi gabungan di kawasan perairan rawan, terutama di wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam bernilai tinggi.

Dengan dukungan unsur KRI, intelijen, serta sinergi antarinstansi, diharapkan berbagai bentuk kejahatan di laut dapat dicegah sedini mungkin.

Ke depan, Kodaeral XII bersama jajaran TNI AL akan terus memperkuat sistem pengawasan maritim demi terciptanya situasi laut yang aman, tertib, dan kondusif.

Langkah tersebut sejalan dengan tekad TNI AL untuk menjaga kepentingan nasional, melindungi sumber daya strategis, dan mencegah kerugian negara akibat praktik ilegal di wilayah perairan Indonesia.

Baca Juga:  Pj. Danramil Batang Lupar Pantau SPBU Lanjak Antisipasi Tangki Siluman

(Dispen Kodaeral XII)

Berita Terkait

Kodaeral XII Tingkatkan Pengawasan dan Pembinaan Masyarakat Maritim di Sungai Kakap
Kodim 1209/Bky Gelar Tes Garjas UKP dan Periodik I TA 2026, Tingkatkan Kesiapan Fisik Prajurit
Kodaeral XII Hadiri Musrenbang RKPD Kalbar 2027, Dorong Pembangunan Inklusif
Pangdam XII/Tpr Hadiri Syukuran HUT ke-80 Persit KCK, Apresiasi Dedikasi Istri Prajurit : Teruslah Menjadi Pendamping Terbaik
Wujud Kepedulian TNI, Babinsa Koramil 03/Tebas Bantu Rehabilitasi Rumah Warga
Kapolres Melawi Terima Kunjungan Dandim 1205/Stg, AKBP Harris Tegaskan Sinergitas TNI-Polri
Upacara Bendera 17-an Korem 121/Abw Jadi Momentum Tingkatkan Nasionalisme dan Soliditas
Babinsa Koramil Batang Lupar Dampingi Warga Rawat Sayur Mayur di Desa Mensiau
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:21 WIB

Polda Kalbar Kembangkan 380 Tanaman Uwi Ungu untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 22 April 2026 - 12:11 WIB

Polres Melawi dan Polsek Jajaran Serentak Tanam Jagung 17 Hektare Dukung Asta Cita Presiden RI

Rabu, 22 April 2026 - 11:05 WIB

Sat Binmas Polres Melawi Edukasi Pelajar MA Bustanul Qur’an Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 21 April 2026 - 20:51 WIB

Polisi Mandor Sambangi SPBU, Warga Diedukasi Soal Keselamatan

Selasa, 21 April 2026 - 20:46 WIB

Patroli Humanis Polsek Mandor Jadi Momen Ingatkan Warga Soal Curanmor

Selasa, 21 April 2026 - 20:40 WIB

Patroli Malam Polsek Mandor Jadi Momen Bangun Kedekatan dengan Warga

Selasa, 21 April 2026 - 20:35 WIB

Modus Lama Kembali Muncul, Polisi Minta Warga Jangan Berikan Data Pribadi

Selasa, 21 April 2026 - 20:30 WIB

Jangan Mudah Tergiur! Polisi Edukasi Warga Soal Penipuan Berhadiah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x