Akarkata.com, Pontianak — Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menggelar latihan Tactical Floor Game (TFG) sebagai langkah strategis dalam mematangkan kesiapan pengamanan.
Kegiatan ini dilaksanakan di Graha Khatulistiwa pada Kamis (23/4/2026), dengan fokus utama pengamanan pada objek vital, khususnya Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Latihan TFG tersebut dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Kalbar, Kombes Pol Marsdianto, S.H., S.I.K., didampingi Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si.
Kegiatan ini diikuti oleh para perwira menengah dari berbagai satuan fungsi serta personel Polresta Pontianak yang akan terlibat langsung dalam pengamanan di lapangan.
Dalam arahannya, Kombes Pol Marsdianto, S.H., S.I.K. menegaskan bahwa Tactical Floor Game merupakan metode penting dalam merancang dan menguji skenario pengamanan secara menyeluruh sebelum pelaksanaan tugas di lapangan.

Melalui simulasi ini, setiap potensi kerawanan dapat diidentifikasi sejak dini.
“Melalui TFG ini, kita membedah seluruh potensi kerawanan yang mungkin terjadi. Setiap personel harus memahami peran dan tanggung jawabnya sesuai skenario yang telah disusun,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk tidak meremehkan situasi, mengingat dinamika aksi massa pada peringatan May Day dapat berkembang dengan cepat.

Oleh karena itu, setiap langkah harus dilakukan secara terkoordinasi, terukur, dan sesuai prosedur operasional standar (SOP).
Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa fokus utama pengamanan akan diarahkan pada titik sentral penyampaian aspirasi, yakni Kantor Gubernur Kalimantan Barat.
Ia memaparkan bahwa skenario pengamanan telah disusun secara bertahap, mulai dari pendekatan awal yang humanis hingga langkah kontinjensi apabila terjadi eskalasi situasi.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas sesuai SOP. Kehadiran personel di lapangan harus mampu memberikan rasa aman, baik bagi peserta aksi maupun masyarakat umum,” ujarnya.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan TFG ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Kalimantan Barat.
Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda Kalbar dan Polresta Pontianak telah disiapkan secara maksimal untuk mengawal jalannya peringatan May Day 2026 agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Kami siap memberikan pelayanan terbaik dalam mengawal penyampaian aspirasi rekan-rekan buruh. Kami juga mengimbau agar kegiatan May Day dapat dilaksanakan secara damai,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seluruh personel yang akan diterjunkan telah dibekali kesiapan taktis dan teknis melalui latihan TFG, sehingga diharapkan tidak ada celah gangguan keamanan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Dengan adanya simulasi Tactical Floor Game ini, diharapkan koordinasi antar-satuan tugas semakin solid dan respons terhadap berbagai situasi di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Sinergi yang kuat antar personel menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama peringatan May Day 2026 di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat.











