Akarkata.com, Pontianak, Kalbar — Pelaksanaan ajang internasional AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang digelar di Kota Pontianak tidak hanya menjadi pusat perhatian pecinta olahraga voli, tetapi juga membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Memasuki hari kedua pelaksanaan kejuaraan voli internasional tersebut, Kamis (14/05), suasana di sekitar lokasi pertandingan terlihat semakin ramai dipadati pengunjung.
Kehadiran atlet, official, suporter, hingga masyarakat umum turut memberikan peluang ekonomi bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM yang membuka usaha di area sekitar venue.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Event berskala internasional yang digagas oleh Polda Kalbar ini dinilai mampu menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Berbagai stand kuliner dan produk lokal tampak dipenuhi pembeli yang ingin menikmati sajian khas Kalimantan Barat sambil menyaksikan pertandingan bergengsi antar klub voli Asia tersebut.
Salah satu pelaku UMKM dari Srikandi Kitchen, Henny, mengaku bersyukur atas meningkatnya jumlah pembeli sejak berlangsungnya AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di Pontianak.

“Alhamdulillah, sejak adanya AVC ini penjualan kami meningkat dibanding hari biasa. Banyak pengunjung dan tamu dari luar daerah yang datang membeli makanan dan produk kami. Kami sebagai masyarakat kecil tentu sangat terbantu dengan adanya event internasional seperti ini,” ungkapnya.
Henny menilai, penyelenggaraan event olahraga internasional bukan hanya menjadi sarana hiburan dan promosi daerah, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM lokal untuk berkembang dan memperluas pasar usaha mereka.
Menurutnya, meningkatnya jumlah pengunjung selama kegiatan berlangsung memberikan dampak langsung terhadap pendapatan para pedagang kecil.

Ia berharap event serupa dapat terus digelar di Kalimantan Barat agar sektor ekonomi masyarakat semakin bergerak.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polda Kalbar merasa bersyukur apabila pelaksanaan AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kegiatan positif yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Di samping melaksanakan tugas penegakan hukum, Polri khususnya Polda Kalbar juga terus berupaya hadir lebih dekat bersama masyarakat melalui dukungan terhadap kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi warga dan pelaku usaha lokal di Kalimantan Barat,” ujar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H.
Antusiasme masyarakat terhadap event internasional ini juga terlihat dari tingginya jumlah penonton yang hadir setiap harinya.
Salah seorang pengunjung bernama Uca mengaku sangat menikmati atmosfer pertandingan AVC yang berlangsung meriah dan penuh hiburan.

Menurutnya, keberadaan stand UMKM di area foodcourt membuat pengalaman menonton menjadi lebih menarik karena pengunjung dapat menikmati berbagai kuliner khas lokal sambil menyaksikan pertandingan voli tingkat Asia.
“Seru sekali karena bukan cuma menonton pertandingan voli internasional, tapi juga bisa mencoba banyak makanan dan produk UMKM lokal. Suasananya jadi lebih hidup dan lengkap,” katanya.
Kehadiran AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di Pontianak pun dinilai menjadi momentum penting dalam memperkenalkan potensi daerah Kalimantan Barat kepada masyarakat nasional maupun internasional.
Selain meningkatkan sektor olahraga dan pariwisata, event ini juga menjadi wadah promosi efektif bagi pelaku usaha lokal agar produk mereka semakin dikenal luas.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat dan meningkatnya jumlah kunjungan selama pelaksanaan AVC berlangsung, para pelaku UMKM optimistis sektor usaha kecil di Kalimantan Barat akan terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Polda Kalbar berharap kolaborasi antara olahraga, masyarakat, dan pelaku usaha lokal seperti ini dapat terus terjalin demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat.











