Akarkata.com, Ukraina – Pada hari ke-1.200 konflik bersenjata, pasukan Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke Kharkiv, Ukraina, menggunakan pesawat tak berawak, rudal, dan bom berpemandu.
Serangan tersebut menewaskan sedikitnya empat warga sipil, termasuk seorang bayi, dan melukai lebih dari 60 orang lainnya.
Wali Kota Kharkiv menyebut serangan ini sebagai serangan terkuat sejak perang dimulai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertempuran paling sengit dalam perang terus terjadi di wilayah Donetsk, tempat tiga warga sipil tewas.
Di wilayah Kherson, yang sebagian dikuasai pasukan Moskow, tiga orang lainnya juga menjadi korban.
Menurut laporan militer Ukraina, Rusia meluncurkan 206 pesawat nirawak, dua rudal balistik, dan tujuh rudal lainnya ke wilayahnya.
Dari total tersebut, 87 berhasil ditembak jatuh oleh unit pertahanan udara Ukraina.
Dalam pernyataan terbarunya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa sistem rudal Iskander Rusia berhasil dihancurkan oleh pasukannya.
Ia juga meminta dukungan segera dari Amerika Serikat untuk membeli sistem pertahanan udara guna menghadapi ancaman dari Moskow.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa pertahanan udaranya berhasil menembak jatuh 36 pesawat tak berawak Ukraina di atas wilayah Moskow dan sekitarnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya











