Dalam laporannya, www.BBC.com menyebutkan bahwa wilayah seperti Distrik Westlake dan Paramount menjadi titik panas konflik karena sebagian besar penduduknya merupakan keturunan Hispanik, kelompok yang paling terdampak oleh operasi tersebut.
Tak lama setelahnya, kerumunan massa berkumpul di luar Gedung Federal di pusat kota Los Angeles, di mana para tahanan diduga ditahan.
Polisi menyatakan bahwa lebih dari 1.000 pengunjuk rasa mengepung gedung tersebut, dengan jumlah aparat yang “jauh lebih sedikit” dibanding demonstran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut ICE, sebanyak 44 imigran ditangkap dalam satu operasi besar pada Jumat (06/06), dan 77 lainnya diamankan di wilayah LA Raya.
Penangkapan ini termasuk tokoh penting seperti David Huerta, pemimpin Serikat Buruh SEIU cabang California, yang dituduh menghalangi kendaraan aparat.
Sebuah toko perangkat keras di Distrik Paramount juga menjadi pusat aksi setelah muncul rumor soal penangkapan para pekerja harian.
Masyarakat setempat melaporkan kehadiran kendaraan ICE, meskipun pemerintah kemudian menyebut kabar tersebut sebagai disinformasi.
Kerusuhan kian memanas ketika bom molotov dilemparkan, sebuah mobil dibakar, dan toko dijarah.
Polisi menggunakan peluru karet, gas air mata, dan bom asap untuk mengendalikan situasi.
Tindakan Aparat dan Respons Pemerintah
Departemen Kepolisian LA menyatakan telah melakukan 29 penangkapan pada hari pertama kerusuhan.
Pada malam harinya, Presiden Trump menggunakan kewenangan eksekutif untuk mengerahkan Garda Nasional California, melewati wewenang gubernur negara bagian.
Pasukan Garda Nasional ditempatkan di berbagai titik, termasuk di luar Pusat Penahanan Metropolitan, toko-toko di Paramount, dan sejumlah gedung federal.
Di beberapa lokasi, mereka menghadapi demonstran yang melambaikan bendera Meksiko dan meneriakkan kecaman terhadap kebijakan imigrasi.
Hingga Minggu (08/06), gelombang protes masih berlangsung.
Sekitar pukul 16:00, ratusan orang memenuhi jalan bebas hambatan 101 di pusat kota LA, menyebabkan kemacetan parah.
Pada malam harinya, beberapa titik kembali mengalami kerusuhan hebat, termasuk aksi melempar beton dan botol ke arah aparat.
Polisi menangkap 27 orang tambahan pada Minggu malam.
Pusat kota LA pun ditetapkan sebagai zona pertemuan ilegal.
Kerusuhan di Los Angeles ini menjadi peringatan atas dampak serius dari kebijakan penegakan hukum imigrasi yang agresif.
Dengan meningkatnya ketegangan antara pemerintah federal dan komunitas lokal, insiden ini memicu perdebatan nasional tentang hak asasi manusia, keamanan perbatasan, dan kebijakan imigrasi Amerika Serikat.
Halaman : 1 2











