Toni mengimbau seluruh Dewan Adat Dayak (DAD) dari 14 kecamatan di Sintang serta berbagai sanggar seni dan budaya untuk mulai mempersiapkan diri mengikuti lomba-lomba ini.
Dukungan untuk UMKM Sintang
Panitia juga menyediakan stand khusus UMKM untuk mempromosikan dan menjual produk lokal. Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Sintang diundang untuk ikut serta meramaikan acara ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Silakan bagi para pelaku UMKM untuk menyewa stand yang telah kami siapkan. Ini kesempatan besar untuk memasarkan produk kepada ribuan pengunjung,” tambah Toni.
Ajakan kepada Masyarakat
Masyarakat Sintang dan sekitarnya diundang hadir menyaksikan langsung berbagai perlombaan dan pertunjukan budaya di PGD Sintang 2025.
Toni berharap seluruh pengunjung menjaga ketertiban, kenyamanan, dan mengikuti arahan petugas di lokasi acara.
“Mari kita jaga keamanan bersama. Parkir kendaraan pada tempatnya, ikuti aturan, dan mari ciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebanggaan akan budaya kita,” pesan Toni.
Dengan mengusung semangat pelestarian budaya Dayak dan pemberdayaan UMKM lokal.
Pekan Gawai Dayak Sintang 2025 diharapkan dapat menjadi ajang yang tidak hanya mempererat persatuan masyarakat, tetapi juga menarik wisatawan untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya Kalimantan Barat.(Tim)***
Halaman : 1 2











