Akarkata.com, Sintang, Kalbar – Kegiatan halal bihalal umat Islam Kabupaten Sintang di Masjid Al Amin Sintang menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Acara yang diselenggarakan oleh Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sintang tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, hingga perwakilan berbagai instansi vertikal.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat sejak awal kegiatan berlangsung pada Jumat, 10 April 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ratusan masyarakat memadati area Masjid Al Amin Sintang untuk mengikuti rangkaian acara yang digelar sebagai ajang mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat semangat kebersamaan di Kabupaten Sintang.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala Hadiri Halal Bihalal

Kehadiran Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Selain Bupati Sintang, hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Sintang H. Indra Subekti, Ketua PHBI Kabupaten Sintang H. Abdurani, pengurus Masjid Al Amin, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah.
Kegiatan halal bihalal dinilai bukan sekadar tradisi tahunan usai Idulfitri, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial, menjaga keharmonisan, dan membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan apresiasi kepada PHBI Kabupaten Sintang dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik.
“Silaturahmi seperti ini harus terus dijaga karena menjadi kekuatan besar dalam membangun Kabupaten Sintang. Persatuan masyarakat adalah modal utama agar pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujar Gregorius Herkulanus Bala.
Menurutnya, hubungan harmonis antarumat beragama dan antarmasyarakat di Kabupaten Sintang selama ini harus terus dipertahankan.
Ia menilai kebersamaan yang terjalin di tengah masyarakat merupakan pondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah.
Tausiyah KH. Luqman Qosim Tekankan Pentingnya Persatuan
Acara halal bihalal semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Landak KH. Luqman Qosim.
Dalam ceramahnya, KH. Luqman Qosim mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana memperbaiki diri, memperkuat iman, dan mempererat persaudaraan.
Ia menegaskan bahwa setelah menjalani ibadah puasa Ramadan, umat Islam diharapkan mampu menjaga nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai semangat persaudaraan hanya hadir saat Ramadan dan Idulfitri saja. Persatuan dan saling menghormati harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat,” pesan KH. Luqman Qosim.
KH. Luqman Qosim juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Sintang.
Menurutnya, masyarakat Sintang telah lama dikenal memiliki toleransi yang baik dan hal tersebut harus terus dipelihara demi terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis.
Pemerintah Daerah Hadapi Tantangan Keterbatasan Anggaran
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala juga menyinggung kondisi pembangunan daerah yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait keterbatasan anggaran.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang terus berupaya menjalin komunikasi dan koordinasi dengan DPR RI, DPRD Provinsi Kalimantan Barat, serta pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan anggaran melalui APBN maupun APBD Provinsi Kalimantan Barat.
Meski demikian, Gregorius Herkulanus Bala tetap optimistis bahwa pembangunan di Kabupaten Sintang dapat terus berjalan apabila didukung oleh semangat persatuan dan partisipasi masyarakat.
“Kita memang menghadapi keterbatasan anggaran, tetapi saya yakin dengan kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat, Kabupaten Sintang akan terus berkembang,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah dan mendukung program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
Ketua DPRD Kabupaten Sintang H. Indra Subekti Dukung Tradisi Halal Bihalal
Ketua DPRD Kabupaten Sintang H. Indra Subekti turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan halal bihalal di Masjid Al Amin Sintang.
Menurutnya, tradisi halal bihalal memiliki nilai penting karena mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
H. Indra Subekti mengatakan bahwa kegiatan semacam ini perlu terus dilestarikan karena menjadi wadah untuk membangun komunikasi yang baik, memperkuat rasa persaudaraan, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Sintang.
“Halal bihalal bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi dan mempererat kebersamaan antarwarga,” ujar H. Indra Subekti.
Ia menambahkan bahwa persatuan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan.
Dihadiri Berbagai Instansi dan Lembaga
Kegiatan halal bihalal umat Islam Kabupaten Sintang di Masjid Al Amin juga dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan lembaga.
Kehadiran berbagai instansi tersebut menunjukkan dukungan terhadap upaya memperkuat silaturahmi dan menjaga keharmonisan di Kabupaten Sintang.
Beberapa instansi yang hadir antara lain Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sintang, UPT Pemerintah Pusat, Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kementerian Agama, pimpinan BUMN, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Keterlibatan lintas sektor dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat persatuan dan kebersamaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat dan lembaga di Kabupaten Sintang.
Momentum Memperkuat Persatuan dan Pembangunan Daerah
Halal bihalal di Masjid Al Amin Sintang menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan masih terjaga kuat di tengah masyarakat Kabupaten Sintang.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan setelah Idulfitri, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun semangat baru dalam mendukung pembangunan daerah.
Dengan terjalinnya silaturahmi yang erat antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga, diharapkan Kabupaten Sintang dapat terus berkembang menjadi daerah yang aman, harmonis, dan sejahtera.
Semangat persatuan yang tercermin dalam halal bihalal tersebut diharapkan mampu menjadi pondasi kuat bagi masyarakat Kabupaten Sintang dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Dengan kebersamaan, masyarakat dan pemerintah diyakini dapat terus bersinergi mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Sintang.
Penulis: Solihin-Utehso











