Para kritikus pun memberi respons positif

Film ini mendapat rating 82% di Rotten Tomatoes, sementara penonton memberikan skor 95% di Popcornmeter.
Membuktikan bahwa film ini bukan hanya sukses secara komersial tetapi juga secara kualitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kesuksesan Superman terasa kontras dengan kegagalan beberapa film superhero lain seperti The Marvels (2023) yang hanya meraih USD 46 juta di pekan pertama.
Namun contoh sukses lainnya seperti Deadpool & Wolverine (2024) yang mencetak lebih dari USD 200 juta membuktikan bahwa genre ini belum habis, hanya butuh penyegaran.
Tak hanya itu, Superman juga memanfaatkan momentum musim panas yang selalu jadi ajang film-film blockbuster.

Film seperti Jurassic World Rebirth yang meraih USD 147 juta membuktikan bahwa penonton masih haus akan hiburan layar lebar berkualitas.
Menurut analis media Comscore, Paul Dergarabedian, Superman versi baru ini berhasil menjadi film “popcorn” musim panas yang ideal—menghibur, penuh aksi, dan layak ditonton bersama keluarga.
Keberhasilan ini juga membawa harapan baru untuk DC Studios.
Jika tren positif dan promosi dari mulut ke mulut terus berlanjut, Superman tak hanya jadi hit sesaat, tapi pondasi kuat untuk era baru DC Universe.
Update informasi terhangat kini lebih mudah! Langsung akses berita pilihan Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:
Halaman : 1 2











