Onkoseno, salah satu pihak yang terlibat, mengapresiasi langkah kooperatif masyarakat.
Ia menilai, sinergi yang terjalin dapat menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan pasca-insiden penjarahan tersebut.
Diketahui, aksi penjarahan rumah Sahroni dipicu oleh ucapannya yang menuai kontroversi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Sahroni sempat menyebut “rakyat tolol” ketika menanggapi wacana pembubaran DPR RI.
Pernyataan itu memicu gelombang protes hingga aksi besar di Gedung DPR pada Agustus 2025 lalu.
Akibat pernyataannya, Sahroni resmi dinonaktifkan dari keanggotaan DPR RI sesuai keputusan Partai NasDem.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:
Saluran Whatsapp, Tiktok, Instagram,
Halaman : 1 2











