Albina menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah mengampanyekan gerakan diversifikasi konsumsi pangan masyarakat agar tidak bergantung pada satu jenis makanan.
Edukasi B2SA juga diharapkan membantu anak-anak memahami pentingnya pangan lokal untuk kesehatan tubuh dan masa depan daerah.
Kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di SDN 03 Mensiku (Kecamatan Binjai Hulu) dan SDN 13 Dusun Fajar Desa Tempunak Kapuas (Kecamatan Tempunak), serta akan terus berlanjut di sejumlah SD lainnya di wilayah Sintang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Kelam Permai, Kusmara, turut mengapresiasi program ini.
“Semoga edukasi B2SA bisa menjadi gerakan bersama dalam membangun kebiasaan makan sehat di keluarga dan masyarakat. Dari sekolah inilah lahir generasi cerdas dan cinta pangan lokal,” ujarnya.
program edukasi seperti ini dinilai efektif dalam memperkuat kesadaran generasi muda tentang pentingnya gizi seimbang dan pangan lokal yang berkelanjutan.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:
Saluran Whatsapp, Tiktok, Instagram,
Halaman : 1 2











