Kartiyus mengajak masyarakat desa untuk mulai menanam sayuran secara mandiri, sementara koperasi bisa mengembangkan unit usaha peternakan ayam petelur maupun ayam pedaging untuk memenuhi permintaan dapur MBG.
Menurut Kartiyus, tingginya konsumsi telur dan daging ayam sebagai bahan pangan MBG harus diantisipasi agar tidak memicu inflasi daerah.
Ia meminta masyarakat desa menjadi pemasok utama produk pertanian dan peternakan, sehingga dapur MBG tidak perlu mendatangkan sayur dari Kota Sintang, tetapi cukup membeli dari warga desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan penguatan peran koperasi dan kemitraan desa, Kartiyus berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor ekonomi lokal serta mendukung stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Sintang.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:
Saluran Whatsapp, Tiktok, Instagram,
Halaman : 1 2











