Akarkata.com, Landak – Menghadapi kondisi cuaca kering yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir, jajaran Polsek Sebangki, Polres Landak, Polda Kalimantan Barat, meningkatkan kegiatan patroli dialogis sebagai langkah antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (19/01/2026).
Wilayah Kabupaten Landak, khususnya di wilayah hukum Polsek Sebangki, tercatat belum diguyur hujan dalam beberapa waktu terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu kebakaran apabila tidak dilakukan upaya pencegahan sejak dini.
Menyikapi situasi tersebut, personel kepolisian turun langsung menyambangi warga untuk memberikan imbauan dan edukasi terkait bahaya karhutla.
Dalam kegiatan patroli dialogis tersebut, anggota Polsek Sebangki tidak hanya melakukan pemantauan situasi lingkungan, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat.
Polisi mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, baik untuk membuka lahan pertanian maupun membakar sampah rumah tangga, karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.
Selain menyampaikan pesan pencegahan karhutla, petugas juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Warga diimbau agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas maupun tanda-tanda awal kebakaran di sekitar permukiman, lahan perkebunan, maupun kawasan hutan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan langkah preventif Polri dalam melindungi keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman bencana kebakaran.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sebangki Ipda Rudiansyah, secara terpisah menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan pendekatan humanis kepolisian dalam membangun kesadaran bersama di tengah masyarakat.
“Dengan kondisi cuaca yang panas dan minim curah hujan, kami mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun. Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penanggulangan setelah kebakaran terjadi,” jelas Kapolsek Sebangki.
Ia menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan dan keamanan wilayah.
Sinergi antara Polri dan warga menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman, kondusif, serta terbebas dari ancaman karhutla.
“Kami berharap masyarakat dapat menjadi mitra Polri dengan saling mengingatkan dan menjaga lingkungannya masing-masing. Apabila terdapat hal mencurigakan atau berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada kami,” pungkasnya.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











