Akarkata.com, Sintang – Pemerintah Kabupaten Sintang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Hal ini terlihat pada peringatan Dies Natalis ke-75 SMP Negeri 1 Sintang yang digelar di halaman sekolah, Selasa (10/2/2026).

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini dihadiri Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Edy Harmaini, SE, M.Si mewakili Bupati Sintang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Kesehatan, jajaran Dinas KBP3A, Kadis Kominfo, kepala sekolah, guru, dan seluruh siswa SMP Negeri 1 Sintang.
Edy Harmaini dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 75 tahun SMP Negeri 1 Sintang mencerminkan perjalanan panjang dedikasi dalam mencerdaskan generasi Kabupaten Sintang.

“Di balik angka tersebut tersimpan sejarah, pengorbanan tenaga pendidik, dukungan orang tua, dan masyarakat yang telah menjadikan sekolah ini sebagai kebanggaan daerah,” ujar Edy.
Ia menambahkan, sekolah ini telah menghasilkan banyak tokoh, pemimpin, dan profesional yang berkontribusi bagi Sintang, Kalimantan Barat, bahkan Indonesia.

“Atas nama pemerintah, kami mengapresiasi seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Sintang, baik yang aktif maupun para alumni,” tegasnya.
Tiga Program Strategis untuk Pendidikan Masa Depan
Dalam perayaan Dies Natalis, tiga agenda utama digelar sebagai wujud inovasi dan penguatan pendidikan:
1. Launching Posyandu Remaja
Posyandu remaja menjadi sarana edukasi, konsultasi, dan pendampingan kesehatan fisik, mental, dan sosial bagi generasi muda.
“Program ini harus berkelanjutan dengan kolaborasi sekolah, puskesmas, orang tua, dan pemerintah daerah agar remaja tumbuh sehat dan berkarakter,” jelas Edy.
2. Peluncuran Website Sekolah
Di era digital, kehadiran sekolah di dunia maya menjadi penting.
Website SMP Negeri 1 Sintang berfungsi sebagai media komunikasi, transparansi informasi, etalase prestasi, sekaligus sarana pembelajaran literasi digital bagi siswa.
3. Presentasi Karya Ilmiah Remaja
Kegiatan ini menunjukkan kemampuan siswa berpikir kritis, meneliti, menganalisis, dan menawarkan solusi.
Edy menekankan bahwa pengembangan budaya akademik ini merupakan inti dari pendidikan abad ke-21.
Kolaborasi Orang Tua dan Masyarakat Kunci Kesuksesan Pendidikan

Edy Harmaini menegaskan, peningkatan mutu pendidikan tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah dan sekolah.
“Peran orang tua dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pendidikan anak-anak kita,” ujarnya.
Ia menutup sambutannya dengan pesan untuk para siswa: belajar dengan sungguh-sungguh, kembangkan potensi, jaga kesehatan, dan bangun karakter baik.
“Jadilah generasi cerdas, kreatif, berakhlak, dan cinta daerahnya,” pesan Edy.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:







