Akarkata.com, Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan spiritual dengan masyarakat.
Melalui pengurus Masjid An-Nur Mapolda Kalbar, personel kepolisian mengajak warga Kota Pontianak melaksanakan salat tarawih berjamaah selama Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan ibadah tersebut digelar setiap malam setelah salat Isya dan terbuka untuk masyarakat umum, khususnya warga yang tinggal di sekitar kompleks Mapolda Kalbar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Salat tarawih perdana berlangsung khidmat dan diikuti personel Polda Kalbar bersama jamaah dari lingkungan sekitar.
Tarawih dan Pembinaan Keimanan

Salat tarawih dipimpin oleh Ustaz H. Usman Rasyid, S.Pd.I. Dalam ceramah singkat (kultum), ia menyampaikan pentingnya menjaga hubungan dengan orang tua melalui doa.
Ia menekankan bahwa mendoakan orang tua merupakan amalan sederhana namun memiliki dampak besar dalam kehidupan.
Menurutnya, doa seorang anak dapat membuka kemudahan rezeki dan kelapangan urusan.
Pesan tersebut disampaikan agar jamaah tidak hanya menjalankan ibadah ritual, tetapi juga memperbaiki akhlak dan hubungan keluarga selama Ramadan.
Momentum bulan suci dinilai tepat untuk meningkatkan kualitas spiritual, baik bagi anggota kepolisian maupun masyarakat umum.
Masjid Terbuka untuk Masyarakat
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menyampaikan bahwa Masjid An-Nur terbuka bagi siapa saja yang ingin beribadah.
Polda Kalbar ingin menjadikan masjid sebagai ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa selama Ramadan, pengurus masjid akan menghadirkan berbagai penceramah dari kalangan ulama dan cendekiawan Muslim di Kalimantan Barat.
Tujuannya menambah wawasan keagamaan sekaligus memperkuat keimanan jamaah.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan rohani bagi personel kepolisian agar memiliki keseimbangan antara tugas profesional dan kehidupan spiritual.
Mempererat Hubungan Polisi dan Warga
Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tarawih di lingkungan Mapolda Kalbar diharapkan dapat menghilangkan sekat antara aparat dan warga.
Melalui interaksi langsung di tempat ibadah, komunikasi menjadi lebih cair dan penuh kekeluargaan.
Polisi tidak hanya dikenal saat penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas sosial.
Pendekatan humanis seperti ini diyakini mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Selain itu, suasana kebersamaan di masjid dapat memperkuat toleransi dan solidaritas antarwarga.
Rangkaian Kegiatan Ramadan
Selama Ramadan 1447 H, Masjid An-Nur juga merencanakan berbagai kegiatan keagamaan, antara lain kultum harian, tadarus Al-Qur’an, dan ceramah tematik.
Kegiatan tersebut diharapkan memberi manfaat spiritual sekaligus edukasi keagamaan bagi jamaah.
Pengurus masjid berharap masyarakat dapat mengikuti salat Isya berjamaah yang dilanjutkan tarawih setiap malam.
Selain ibadah, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antarwarga.
Bagi personel kepolisian, kegiatan rohani membantu menjaga stabilitas mental dan emosional dalam menjalankan tugas pelayanan publik yang penuh tantangan.
Membangun Keamanan melalui Pendekatan Spiritual
Pendekatan religius dinilai berperan penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis.
Ketika hubungan masyarakat dan aparat baik, stabilitas keamanan akan lebih mudah terjaga.
Melalui program tarawih bersama Masjid An-Nur Polda Kalbar, diharapkan muncul rasa kebersamaan dan saling percaya.
Hubungan yang harmonis antara warga dan polisi dapat mencegah potensi konflik sosial serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Polda Kalbar mengajak masyarakat Pontianak untuk hadir dan meramaikan ibadah di masjid tersebut sepanjang Ramadan.
Selain meningkatkan ibadah, kegiatan ini menjadi kesempatan memperkuat persaudaraan serta menciptakan suasana damai di tengah masyarakat.











