Akarkata.com, Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat terus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan kali ini dilaksanakan di Masjid Raya Mujahidin, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Sabtu (21/02/2026), dengan dihadiri jamaah yang memadati area masjid menjelang pelaksanaan salat Isya dan Tarawih.
Program Safari Ramadan menjadi agenda rutin Polda Kalbar setiap tahun sebagai bentuk pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain bersilaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi keamanan serta pesan moral keagamaan agar umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Binmas Polda Kalbar yang diwakili Kasubdit Polmas AKBP Oon Sudarman, SE, menyampaikan Kuliah Tujuh Menit (kultum) di hadapan jamaah sebelum salat Tarawih.
Keamanan Menjadi Penunjang Kekhusyukan Ibadah

Dalam ceramahnya, AKBP Oon Sudarman menekankan bahwa rasa aman merupakan faktor penting dalam mendukung kekhusyukan ibadah.
Ia menjelaskan bahwa Ramadan bukan hanya momentum ibadah pribadi, tetapi juga kesempatan membangun ketenteraman sosial.
Menurutnya, kualitas puasa tidak hanya diukur dari menahan lapar dan haus, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan emosi dan perilaku.
Ia mengajak masyarakat menjaga sikap, menahan amarah, serta memperkuat kepedulian sosial melalui sedekah dan komunikasi yang baik antarwarga.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi inti pembentukan karakter selama bulan Ramadan.
Ramadan juga dipandang sebagai waktu terbaik untuk memperbaiki hubungan sosial. Lingkungan yang harmonis akan menciptakan suasana damai sehingga ibadah dapat dilakukan lebih khusyuk.
Imbauan Keamanan Rumah dan Lingkungan

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Polda Kalbar juga mengingatkan jamaah mengenai pentingnya keamanan lingkungan, terutama saat masyarakat meninggalkan rumah untuk beribadah malam.
AKBP Oon Sudarman mengimbau warga agar memastikan kondisi rumah aman sebelum berangkat ke masjid.
Beberapa hal sederhana dinilai penting dilakukan, seperti memeriksa kompor, memastikan instalasi listrik aman, serta mengunci pintu dan jendela.
Langkah preventif tersebut bertujuan mencegah potensi kebakaran maupun tindak kriminalitas.
Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh warga.
Menurutnya, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar sangat membantu kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama Ramadan.
Sinergi Polisi dan Masyarakat

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan arahan Kapolda Kalbar agar jajaran kepolisian hadir langsung di tengah masyarakat.
Pendekatan tersebut bertujuan membangun kedekatan emosional antara polisi dan warga.
Kehadiran polisi tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra sosial.
Menurutnya, rasa aman tidak hanya tercipta melalui patroli, tetapi juga melalui kesadaran masyarakat.
Karena itu, komunikasi langsung melalui kegiatan keagamaan dinilai efektif membangun kepercayaan publik.
Ia berharap umat Muslim di Kalimantan Barat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa gangguan keamanan.
Ramadan sebagai Momentum Kebersamaan

Kegiatan Safari Ramadan juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara aparat keamanan dan masyarakat.
Interaksi langsung di tempat ibadah menciptakan suasana akrab dan terbuka.
Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang dialog antara warga dan kepolisian terkait permasalahan keamanan di lingkungan masing-masing.
Melalui pendekatan persuasif, masyarakat diharapkan lebih aktif berperan menjaga ketertiban lingkungan.
Partisipasi warga menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas keamanan daerah.
Mewujudkan Ramadan Aman dan Damai

Polda Kalbar berkomitmen terus melakukan pembinaan masyarakat selama Ramadan melalui patroli, pengamanan tempat ibadah, serta edukasi kamtibmas.
Upaya tersebut dilakukan agar umat Islam dapat beribadah tanpa rasa khawatir.
Keamanan yang terjaga akan memberikan ketenangan batin sehingga ibadah dapat berjalan maksimal.
Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Ramadan 1447 H di Kalimantan Barat berlangsung aman, tertib, dan penuh keberkahan.
Keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi kunci utama terciptanya situasi kondusif.
Dengan demikian, Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kebersamaan, kepercayaan publik, dan stabilitas sosial di tengah masyarakat.











