Akarkata.com, Ketapang, Kalimantan Barat — Untuk memastikan kedisiplinan dan profesionalisme anggota, Polres Ketapang Polda Kalbar melaksanakan tes urine secara mendadak terhadap pejabat utama (PJU) dan jajaran perwira di Aula Mapolres Ketapang, Selasa (24/2/2026) pukul 09.00 WIB.
Pemeriksaan dilakukan sesaat setelah apel pagi tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan internal sekaligus komitmen pimpinan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengawasan Ketat Internal

Pelaksanaan tes urine berlangsung sesuai prosedur dan diawasi langsung oleh fungsi Profesi dan Pengamanan (Propam) serta unsur pengawasan internal.
Kegiatan tersebut juga dipantau Wakapolres Ketapang Kompol Hoeruddin, S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Ketapang.
Ia menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah berkelanjutan untuk memastikan seluruh anggota siap menjalankan tugas secara profesional serta terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh pejabat utama dan perwira Polres Ketapang dinyatakan negatif narkoba.
Komitmen Integritas Personel

Menurut Kompol Hoeruddin, anggota kepolisian harus menjadi contoh bagi masyarakat.
Oleh karena itu, integritas dan kedisiplinan personel menjadi prioritas utama.
Tes urine mendadak dilakukan untuk memastikan tidak ada anggota yang melanggar aturan serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dilaksanakan Secara Berkala

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kasi Humas Polres Ketapang IPTU Niptah Alimudin menjelaskan bahwa pemeriksaan serupa akan dilakukan secara rutin dan acak.
Langkah ini merupakan bentuk pengawasan langsung pimpinan terhadap anggotanya.
Apabila ditemukan pelanggaran, akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Perkuat Profesionalisme
Melalui pengawasan yang konsisten, Polres Ketapang berharap budaya disiplin semakin kuat dan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Polri menjaga institusi tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan kepolisian dalam menjaga integritas internal serta memastikan setiap anggota menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan profesional.











