Akarkata.com, Meranti, Landak — Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas masyarakat sering kali identik dengan penegakan hukum.
Namun suasana berbeda terlihat di wilayah Polsek Meranti, Polres Landak, Polda Kalimantan Barat, ketika personel kepolisian justru hadir dengan pendekatan humanis, menyapa langsung para pengendara dan memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (20/03/2026), saat arus mobilitas warga mulai meningkat pada pagi hingga siang hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Personel kepolisian tampak menghentikan pengendara sepeda motor secara sopan, bukan untuk melakukan penindakan, melainkan untuk menyampaikan imbauan keselamatan.
Edukasi Keselamatan Tanpa Penindakan

Dengan sikap ramah dan persuasif, petugas memberikan pesan penting kepada para pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas.
Penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan kendaraan, serta kesiapan fisik saat berkendara menjadi poin utama yang disampaikan.
Pendekatan ini dinilai efektif karena masyarakat tidak merasa terintimidasi, melainkan justru merasa diperhatikan.
Beberapa pengendara terlihat menyambut baik kegiatan tersebut dan berterima kasih atas pengingat yang diberikan.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Upaya Preventif Polri di Tengah Masyarakat
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Meranti Uwes, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis dengan menyapa langsung warga. Tujuannya bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mengingatkan pentingnya keselamatan saat berkendara,” ujar Kapolsek.
Ia menambahkan bahwa edukasi langsung di lapangan dinilai lebih efektif karena masyarakat dapat menerima pesan secara personal dan langsung mempraktikkannya.
Bangun Kedekatan dan Kepercayaan Publik
Selain meningkatkan keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Interaksi yang hangat diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kapolsek Meranti Uwes, S.H., menegaskan bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan semakin sadar untuk mematuhi aturan demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami berharap masyarakat semakin disiplin berlalu lintas. Keselamatan adalah prioritas utama, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain,” tambahnya.
Ciptakan Budaya Tertib Berlalu Lintas
Kegiatan edukasi humanis seperti ini diharapkan dapat membentuk budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
Terlebih di wilayah dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan.
Polsek Meranti berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di bidang lalu lintas.
Dengan pendekatan yang persuasif dan humanis, Polri berharap masyarakat tidak hanya patuh karena takut sanksi, tetapi karena memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan bersama.











