Akarkata.com, Menjalin, Landak — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polsek Menjalin, Polres Landak, Polda Kalimantan Barat.
Melalui kegiatan patroli sekaligus sosialisasi langsung kepada masyarakat, aparat kepolisian berupaya meningkatkan kesadaran warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (19/03/2026) sekitar pukul 10.20 WIB tersebut menyasar masyarakat di Desa Menjalin, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Patroli dilakukan oleh personel piket Regu III, yakni Aiptu Wawan Suyanto dan Aipda Apin, yang berinteraksi langsung dengan warga di lingkungan setempat.
Edukasi Bahaya Karhutla dan Dampaknya
Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya memantau kondisi wilayah, tetapi juga memberikan penyuluhan terkait dampak buruk kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat diingatkan bahwa praktik pembakaran lahan dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, pencemaran udara, serta gangguan kesehatan, terutama penyakit pernapasan akibat kabut asap.
Selain itu, kebakaran lahan juga berpotensi meluas dan sulit dikendalikan, terutama pada musim kemarau.
Hal ini dapat mengancam keselamatan masyarakat, merusak ekosistem, serta menimbulkan kerugian ekonomi yang besar.
Petugas juga menegaskan bahwa membuka lahan dengan cara membakar merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana.
Kapolsek: Edukasi dan Pendekatan Humanis Jadi Kunci
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Menjalin Iptu Donny Pati Pratama Yolanda menegaskan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi karhutla merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak bencana asap.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kami terus memberikan pemahaman mengenai dampak negatif serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan,” jelas Kapolsek.
Ia juga menambahkan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang menganggap pembakaran lahan sebagai metode tradisional yang praktis dan murah.
Oleh karena itu, pendekatan persuasif dan edukatif dinilai lebih efektif untuk mengubah pola pikir masyarakat secara bertahap.
Peran Bhabinkamtibmas dan Sinergi Lintas Sektor
Polsek Menjalin juga akan terus mengintensifkan upaya pencegahan karhutla melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa-desa binaan.
Kehadiran polisi di tingkat desa diharapkan mampu mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Selain itu, kepolisian juga mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, perangkat desa, serta instansi terkait untuk memperkuat upaya pencegahan karhutla secara terpadu.
Situasi Aman dan Kondusif
Selama kegiatan patroli dan sosialisasi berlangsung, situasi wilayah Desa Menjalin terpantau aman dan kondusif.
Warga pun menyambut baik kehadiran aparat kepolisian yang memberikan edukasi secara langsung dan humanis.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan semakin meningkat, sehingga potensi karhutla di wilayah Kecamatan Menjalin dapat ditekan secara signifikan.
Polsek Menjalin menegaskan komitmennya untuk terus melakukan patroli dan sosialisasi secara berkelanjutan demi menjaga lingkungan tetap lestari dan masyarakat terhindar dari dampak buruk kebakaran lahan.











