Akarkata.com, Sengah Temila, Landak – Lonjakan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah Kecamatan Sengah Temila mendapat perhatian serius dari aparat keamanan.
Untuk menjaga ketertiban serta mencegah kepanikan masyarakat, personel Polsek Sengah Temila bersama Satpol PP turun langsung melakukan pengamanan dan pengaturan di lokasi pengisian bahan bakar minyak (BBM), Senin (23/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran aparat gabungan terlihat di tengah antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat yang menunggu giliran pengisian BBM.
Petugas secara sigap mengatur arus lalu lintas di sekitar SPBU agar tetap lancar dan tidak menimbulkan kemacetan yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya.
Selain pengaturan lalu lintas, personel juga melakukan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tertib selama mengantre.

Warga diminta untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan serta menghindari tindakan yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.
Petugas juga mengingatkan bahwa situasi distribusi BBM tetap terkendali, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying.
Sikap tenang dan disiplin dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan serta kelancaran pelayanan di SPBU.

Tak hanya kepada masyarakat, imbauan juga disampaikan kepada pengelola dan karyawan SPBU agar melayani konsumen sesuai prosedur serta tidak melayani praktik penimbunan BBM yang dapat merugikan masyarakat luas.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila Ecep Maman Hermawan, S.H., M.Kn., menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan langkah preventif guna memastikan distribusi BBM tetap berjalan normal dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.
“Pengaturan dan pengamanan antrean ini bertujuan mengantisipasi adanya panic buying maupun upaya penimbunan BBM oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya,” ujar Ecep Maman Hermawan, S.H., M.Kn.
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan secara intensif di sejumlah SPBU, terutama pada waktu-waktu yang berpotensi terjadi lonjakan antrean.
“Kami akan selalu hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Apabila ditemukan adanya praktik penimbunan atau tindakan yang merugikan masyarakat, kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum,” tegas Kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolsek juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan tidak mudah terpancing isu yang dapat memicu kepanikan massal.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang, membeli BBM secukupnya, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi kenyamanan bersama,” tambahnya.
Kehadiran aparat di lokasi mendapat respons positif dari masyarakat.
Salah seorang warga yang sedang mengantre mengaku merasa lebih nyaman dengan adanya pengamanan tersebut.
“Dengan adanya polisi dan Satpol PP, antrean menjadi lebih tertib dan kami merasa lebih tenang. Semoga situasi tetap seperti ini,” ujarnya.
Dengan pengamanan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan distribusi BBM di wilayah Sengah Temila dapat berjalan lancar, tertib, dan aman, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.











