Akarkata.com, Putussibau, Kapuas Hulu – Wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan harmonis antar umat beragama kembali ditunjukkan oleh aparat teritorial TNI.
Babinsa Koramil 1206-06/Putussibau Utara bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan Gereja Santo Bonaventura di Desa Kedamin Darat, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (26/03/2026).
Kegiatan sosial ini tidak hanya berfokus pada kebersihan tempat ibadah, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat lintas agama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga keharmonisan sosial serta memperkuat nilai toleransi di wilayah binaan.
Sinergi TNI dan Warga dalam Aksi Nyata

Gotong royong yang dilakukan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Babinsa, pengurus gereja, hingga warga sekitar.
Dengan penuh semangat kebersamaan, mereka bekerja bahu-membahu membersihkan seluruh area gereja, baik bagian dalam maupun luar bangunan.
Aktivitas yang dilakukan meliputi menyapu lantai gereja, membersihkan debu pada bangku dan altar, merapikan halaman, memangkas rumput liar, serta mengumpulkan sampah di sekitar lingkungan gereja.
Suasana kekeluargaan terlihat jelas saat seluruh peserta bekerja bersama tanpa memandang latar belakang suku maupun agama.
Kehadiran aparat TNI dalam kegiatan sosial seperti ini menjadi bukti nyata bahwa Babinsa tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga aktif membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Wujud Pembinaan Teritorial dan Toleransi Beragama

Babinsa Koramil 1206-06/Putussibau Utara, Kopda David, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah binaan.
Menurutnya, gotong royong di tempat ibadah lintas agama merupakan simbol kuat kebersamaan dan toleransi yang harus terus dijaga.
“Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan. Kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir untuk semua lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang,” ujar Kopda David.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat sehingga tercipta situasi wilayah yang aman, damai, dan kondusif.
Apresiasi dari Pengurus Gereja dan Warga

Pengurus Gereja Santo Bonaventura menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa yang turut membantu membersihkan lingkungan gereja.
Mereka mengaku sangat terbantu, terutama dalam pekerjaan yang membutuhkan tenaga ekstra.
Menurut salah satu pengurus gereja, kegiatan gotong royong ini memberikan dampak positif tidak hanya pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada hubungan sosial antar warga.
“Kami merasa sangat diperhatikan. Kehadiran Babinsa memberikan semangat bagi kami dan menunjukkan bahwa kebersamaan di desa ini masih sangat kuat,” ungkapnya.
Lingkungan gereja yang bersih dan tertata rapi diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi jemaat saat melaksanakan ibadah serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Membangun Kerukunan dan Kemanunggalan TNI-Rakyat
Kegiatan gotong royong lintas agama seperti ini memiliki makna strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tingkat akar rumput.
Di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, kebersamaan dalam aktivitas sosial menjadi fondasi kuat bagi terciptanya kehidupan yang harmonis.
Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah memiliki peran penting dalam membangun komunikasi sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat.
Melalui pendekatan humanis dan partisipatif, TNI dapat hadir sebagai sahabat sekaligus solusi bagi berbagai kebutuhan warga.
Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini menjadi prinsip dasar dalam pembinaan teritorial.
Harapan untuk Keberlanjutan Semangat Gotong Royong
Dengan terlaksananya kegiatan pembersihan Gereja Santo Bonaventura Kedamin Darat, diharapkan semangat gotong royong terus tumbuh dan menjadi budaya masyarakat.
Kebersamaan antara TNI dan warga dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Koramil 1206-06/Putussibau Utara berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya di tempat ibadah, tetapi juga di fasilitas umum lainnya seperti sekolah, jalan desa, maupun sarana publik.
Melalui sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, Kabupaten Kapuas Hulu diharapkan tetap menjadi wilayah yang damai, toleran, dan penuh rasa persaudaraan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan toleransi masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat, serta menjadi modal sosial penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
(Pendim1206/Psb)











