Akarkata.com, Sintang, Kalbar — Kepolisian Resor (Polres) Sintang menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam menghadapi rencana aksi damai masyarakat terkait sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Sintang.
Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Tactical Wall Game (TWG) yang digelar di Aula Mapolres Sintang, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Sintang Wawan Darmawan, S.I.K. dan diikuti para Pejabat Utama (PJU) serta personel yang terlibat dalam pengamanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
TWG merupakan metode perencanaan taktis yang digunakan Polri untuk menyusun strategi operasi secara detail sebelum pelaksanaan di lapangan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kerawanan yang mungkin muncul selama aksi damai maupun proses persidangan praperadilan berlangsung.
TWG sebagai Instrumen Perencanaan Taktis Pengamanan

Tactical Wall Game bukan sekadar rapat biasa, melainkan simulasi komprehensif yang memetakan berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
Dalam kegiatan ini, seluruh personel menyamakan persepsi, memahami peran masing-masing, serta merancang langkah penanganan yang terukur.
Wakapolres Sintang Wawan Darmawan, S.I.K. menegaskan bahwa kesiapan personel menjadi faktor utama dalam menjamin kelancaran kegiatan masyarakat.
“Melalui TWG ini, kita samakan persepsi dan langkah taktis di lapangan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar satuan fungsi, termasuk Sabhara, Intelkam, Lantas, hingga unit pendukung lainnya agar pengamanan berjalan terpadu.
Simulasi Skenario Pengamanan di Lapangan

Dalam pelaksanaan TWG, peserta melakukan simulasi berbagai skenario pengamanan yang mungkin terjadi selama aksi damai berlangsung.
Simulasi tersebut mencakup pengaturan arus massa, penempatan personel di titik strategis, serta prosedur pengamanan di area Pengadilan Negeri Sintang.
Selain itu, dibahas pula mekanisme pengendalian massa apabila terjadi peningkatan eskalasi situasi, termasuk langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Petugas juga memetakan jalur evakuasi, rute alternatif lalu lintas, serta lokasi yang berpotensi menjadi titik kumpul massa.
Pendekatan ini bertujuan agar setiap kemungkinan dapat diantisipasi sejak dini.
Dengan perencanaan yang matang, diharapkan tidak terjadi kepadatan berlebih maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat lainnya di sekitar lokasi persidangan.
Evaluasi Sarana dan Prasarana Pendukung

TWG juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kesiapan sarana dan prasarana pendukung operasi pengamanan.
Hal ini meliputi kendaraan operasional, alat komunikasi, perlengkapan pengendalian massa, hingga sistem komando dan kendali.
Kesiapan logistik menjadi faktor krusial dalam keberhasilan operasi, terutama ketika melibatkan banyak personel dari berbagai satuan.
Selain itu, pola komunikasi di lapangan turut menjadi perhatian utama.
Koordinasi yang cepat dan akurat antar petugas sangat diperlukan untuk mencegah kesalahan tindakan serta memastikan respons yang tepat terhadap situasi darurat.
Pendekatan Humanis dalam Pengamanan Aksi Damai
Polres Sintang menegaskan bahwa pengamanan akan dilakukan dengan pendekatan humanis, profesional, dan proporsional.
Hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tetap dihormati sepanjang dilakukan secara tertib sesuai peraturan perundang-undangan.
Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi Polri dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus mencegah konflik.
Petugas diinstruksikan untuk mengedepankan dialog, persuasif, serta menghindari tindakan represif kecuali dalam kondisi yang benar-benar diperlukan.
Dengan demikian, diharapkan aksi damai dapat berlangsung dengan aman tanpa mengganggu ketertiban umum maupun jalannya proses hukum di pengadilan.
Sinergi Antarinstansi untuk Stabilitas Wilayah
Selain kesiapan internal Polres Sintang, pengamanan kegiatan juga melibatkan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah daerah, aparat TNI, serta pihak pengadilan.
Sinergi lintas sektor ini sangat penting guna memastikan seluruh aspek keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Pengadilan Negeri Sintang sebagai lokasi persidangan menjadi fokus utama pengamanan mengingat tingginya potensi konsentrasi massa.
Oleh karena itu, pengaturan akses masuk, parkir kendaraan, hingga pengamanan objek vital menjadi prioritas.
Komitmen Polres Sintang Menjaga Kondusifitas
Pelaksanaan TWG mencerminkan komitmen Polres Sintang dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Dengan perencanaan matang dan koordinasi yang solid, potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalkan sejak awal.
Kesiapsiagaan aparat diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik yang mengikuti aksi maupun warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Polres Sintang juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, menghormati proses hukum, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
Harapan Pengamanan Berjalan Lancar
Dengan dilaksanakannya Tactical Wall Game ini, Polres Sintang optimistis pengamanan aksi damai dan jalannya sidang praperadilan di PN Sintang dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Perencanaan yang komprehensif, pendekatan humanis, serta sinergi antarinstansi menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan.
Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan mampu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Kabupaten Sintang, sekaligus memastikan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi tetap terlindungi dalam koridor hukum yang berlaku.











