Akarkata.com, Meranti, Landak – Memasuki musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan semakin meningkat.
Kondisi cuaca yang panas dan minim curah hujan membuat lahan kering lebih mudah terbakar.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, jajaran Polsek Meranti terus menggencarkan kegiatan sambang dan memberikan imbauan langsung kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti yang dilakukan personel Polsek Meranti pada Selasa (31/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas turun langsung ke tengah masyarakat untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran sejak dini.
Dengan suasana santai dan penuh keakraban, personel kepolisian berdialog langsung bersama warga.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang hadir untuk memberikan rasa aman dan mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Dalam kesempatan itu, warga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, khususnya terkait ancaman kebakaran lahan dan hutan yang kerap terjadi saat musim kemarau.
Polisi mengingatkan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena tindakan tersebut sangat berisiko menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan.
Petugas menjelaskan bahwa api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas, terutama jika terjadi di lahan kering dan disertai angin kencang.
Apabila kebakaran sudah meluas, dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat, mengganggu kesehatan akibat asap, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Selain mengimbau agar tidak membakar lahan, polisi juga meminta warga untuk segera melapor apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting agar potensi kebakaran dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Meranti Uwes, S.H., saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan bahwa kegiatan sambang dan imbauan yang dilakukan personel merupakan salah satu langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran serta gangguan kamtibmas lainnya.
Menurut Uwes, S.H., kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sangat dibutuhkan, terutama di tengah kondisi cuaca yang rawan memicu kebakaran.
Oleh karena itu, pihak kepolisian terus berupaya memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat agar lebih memahami bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan maupun lahan.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi kebakaran,” jelas Uwes, S.H.
Kapolsek Meranti menambahkan bahwa menjaga keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata.
Diperlukan sinergi dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, sehingga risiko kebakaran maupun gangguan lainnya dapat diminimalisir,” tambah Uwes, S.H.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk selalu memperhatikan kondisi di sekitar rumah maupun lahan milik mereka.
Warga diminta agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah di dekat lahan kering, serta memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan.
Imbauan sederhana tersebut dinilai penting karena sering kali kebakaran terjadi akibat kelalaian kecil yang tidak disadari.
Dengan meningkatkan kewaspadaan, diharapkan masyarakat dapat ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran sejak dini.
Kegiatan sambang yang dilakukan personel Polsek Meranti mendapat respons positif dari masyarakat.
Warga merasa senang karena polisi hadir langsung memberikan edukasi dan mengingatkan mereka tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara polisi dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman kebakaran selama musim kemarau.
Dengan kerja sama yang baik, potensi kebakaran dapat dicegah dan situasi kamtibmas di wilayah Polsek Meranti tetap terjaga dengan aman dan kondusif.











