Akarkata.com, Sintang, Kalimantan Barat – Logo bukan sekadar gambar atau tulisan, melainkan identitas utama sebuah brand.
Melalui logo, sebuah bisnis bisa dikenal, diingat, bahkan dibedakan dari kompetitor.
Menariknya, jenis logo ternyata terbagi dalam beberapa bentuk dan gaya visual yang masing-masing memiliki karakteristik serta kesan berbeda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mulai dari wordmark, pictorial mark, hingga logo bergaya minimalis atau premium, setiap pilihan desain mampu mencerminkan nilai dan citra merek.
Jenis Logo Berdasarkan Bentuk Utama
Ini biasanya disebut tipe logo. Umum dipakai dalam teori branding:
1. Wordmark (Logotype)
– Logo hanya berupa teks/nama brand dengan tipografi khas.
– Contoh: Google, Coca-Cola.
2. Lettermark (Monogram)
– Logo berbentuk inisial huruf.
– Contoh: IBM, CNN, LV.
3. Pictorial Mark (Logo Simbol/Gambar)
– Logo berbentuk ikon/simbol yang mewakili brand.
– Contoh: Apple, Twitter (X).
4. Abstract Mark
– Logo berbentuk simbol abstrak, bukan objek nyata.
– Contoh: Nike swoosh, Pepsi.
5. Mascot
– Logo memakai karakter ilustrasi (manusia, hewan, figur unik).
– Contoh: KFC, Pringles.
6. Emblem
– Logo berupa simbol dalam bingkai/lambang, biasanya lebih tradisional dan kompleks.
– Contoh: Starbucks, Harley-Davidson.
7. Combination Mark
– Gabungan teks + simbol.
– Contoh: Adidas, Burger King.
Jenis Logo Berdasarkan Gaya Visual (Style)
Kalau ini lebih ke rasa desainnya (seperti yang tadi kita bahas: ramai, minimalis, premium, dll.):
1. Minimalis – simpel, clean, sedikit elemen.
2. Ramai/Kompleks – penuh detail, warna, dekoratif.
3. Premium/Luxury – elegan, eksklusif, warna mewah (emas, hitam, perak).
4. Vintage/Retro – gaya klasik, nuansa lawas.
5. Modern/Flat – clean, rata tanpa efek 3D.
6. Playful/Fun – ceria, penuh warna, cocok untuk anak muda/produk hiburan.
7. Handwritten/Artisan – seperti tulisan tangan, kesan personal & kreatif.
8. Geometric – bentuk dasar (lingkaran, segitiga, persegi) yang disusun modern.
Jadi, kalau ditotal:
Berdasarkan bentuk: ada 7 tipe utama.
Berdasarkan gaya visual: bisa lebih dari 8, dan masih berkembang sesuai tren desain.
Penulis/Sumber: Solihin/Utehso
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











