Akarkata.com, Jakarta – Mantan artis FTV, Nadya Almira, mengungkapkan rasa takut mendalam setelah Hanny adik dari Adnan.
Korban kecelakaan 13 tahun lalu kembali membahas tragedi tersebut di media sosial hingga menjadi viral.
Dalam sebuah pertemuan eksklusif di podcast YouTube Denny Sumargo, Nadya mencoba meluruskan cerita sebenarnya yang menurutnya tidak sesuai dengan narasi yang beredar di publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Awalnya, Nadya menyampaikan keberatan terhadap tudingan yang dilontarkan Hanny melalui media sosial.
Ia menegaskan bahwa cerita yang berkembang tidak sejalan dengan fakta.
“Saya mohon izin mau nanya, berita dengan narasi yang kamu sebar ini bukan soal perselingkuhan, orang ketiga, atau hal sederhana seperti itu,” ungkap Nadya ketika dipertemukan langsung dengan Hanny, Kamis 2 Oktober 2025.
Menurut Nadya, tudingan bahwa dirinya melakukan tabrak lari dan lepas tanggung jawab sangat menyakitkan.
Ia bahkan disebut tidak memiliki SIM, mengaku sebagai anak jenderal, hingga bersikap seolah tidak peduli.
“Disebut tabrak lari, ketawa-ketawa, tidak punya SIM, mengaku anak jenderal—itu semua narasi yang tidak benar,” tegasnya.
Namun, kata Nadya, kenyataannya berbeda. Ia sendiri sempat pingsan saat kecelakaan terjadi dan bahkan telah memberikan bantuan sebesar Rp185 juta.
Mengutip suara.com, Nadya menambahkan, bantuan tersebut ia berikan sebagai bentuk tanggung jawab, meskipun fakta yang beredar di media sosial tidak sesuai kenyataan.
Akibat rumor yang beredar, Nadya Almira mengaku menerima banyak pesan berisi cacian dan ancaman menakutkan melalui DM Instagram.
Ia bahkan sempat dicap sebagai “pembunuh” karena dianggap kabur dari tanggung jawab.
“Cap pembunuh itu yang paling menyakitkan, padahal saya tidak pernah lari dari kejadian itu,” pungkasnya.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











