Akarkata.com, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat – Malam puncak perayaan Cap Go Meh 2577 di Kabupaten Kapuas Hulu berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Komandan Kodim (Dandim) 1206/Putussibau, Letkol Arm Andreas Prabowo Putro S.I.Pem, M.I.P, M.Han., turut hadir dalam perayaan yang digelar di kawasan Waterfront Silk Taman Alun Putussibau, Selasa (03/03/2026) malam.
Kehadiran Dandim bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kapuas Hulu menjadi simbol dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan nilai toleransi di wilayah yang dikenal dengan sebutan “Bumi Uncak Kapuas”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Cap Go Meh sebagai Momentum Silaturahmi dan Persatuan

Perayaan Cap Go Meh merupakan puncak rangkaian Tahun Baru Imlek yang jatuh pada hari ke-15 setelah pergantian tahun dalam kalender Tionghoa.
Di Kapuas Hulu, perayaan ini tidak hanya dimaknai sebagai tradisi budaya masyarakat Tionghoa, tetapi juga momentum mempererat hubungan antarumat beragama.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arm Andreas Prabowo Putro menegaskan bahwa Cap Go Meh memiliki nilai strategis dalam memperkuat persatuan bangsa.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa perayaan ini berjalan aman dan kondusif. Selain itu, ini adalah bukti nyata bahwa keberagaman budaya di Kapuas Hulu adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama demi persatuan bangsa,” ujar Dandim di sela-sela acara.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kegiatan budaya yang mempererat kebersamaan masyarakat.
Atraksi Budaya Meriahkan Waterfront Silk Putussibau

Malam puncak Cap Go Meh 2577 di Waterfront Silk Taman Alun Putussibau dipadati ribuan warga yang antusias menyaksikan beragam atraksi budaya.
Pertunjukan tarian khas Tionghoa tampil memukau dengan balutan kostum tradisional yang penuh warna.
Penampilan Barongsai menjadi salah satu atraksi yang paling dinanti.
Gerakan lincah para pemain berhasil memikat perhatian penonton dari berbagai kalangan usia.
Selain itu, atraksi Naga Api yang spektakuler turut menyemarakkan suasana malam, sebelum akhirnya ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi langit Putussibau.
Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan harmoni keberagaman budaya yang hidup berdampingan secara damai di Kapuas Hulu.
Sinergi TNI-Polri Jaga Keamanan dan Kelancaran

Selain menghadiri perayaan, kehadiran Dandim 1206/Putussibau juga berkaitan dengan upaya memastikan stabilitas keamanan selama acara berlangsung.
Sinergi antara personel Kodim 1206/Putussibau dan Polres Kapuas Hulu tampak di sejumlah titik strategis.
Pengamanan dilakukan secara terpadu, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penjagaan di sekitar lokasi acara, hingga patroli di area keramaian.
Langkah ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan masyarakat dapat menikmati perayaan dengan rasa aman.
Koordinasi yang solid antara TNI dan Polri menjadi kunci suksesnya pengamanan malam puncak Cap Go Meh 2577 di Kapuas Hulu.
Toleransi sebagai Identitas “Bumi Uncak Kapuas”

Kabupaten Kapuas Hulu dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman.
Perayaan Cap Go Meh menjadi salah satu wujud nyata bagaimana masyarakat dari berbagai latar belakang dapat hidup berdampingan secara harmonis.
Letkol Arm Andreas Prabowo Putro berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam perayaan ini tidak hanya terjaga saat momen besar, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Menurutnya, stabilitas keamanan daerah tidak hanya ditentukan oleh aparat, melainkan juga partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kerukunan.
Harapan untuk Stabilitas dan Persatuan Berkelanjutan

Kegiatan malam puncak Cap Go Meh 2577 di Putussibau berlangsung dengan tertib, aman, dan damai.
Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat berjalan dengan baik.
Dandim 1206/Putussibau menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan demi terciptanya situasi kondusif di wilayah Kapuas Hulu.
“Kami berharap semangat persatuan ini terus terjaga, tidak hanya dalam perayaan budaya, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari,” pungkasnya.
Melalui perayaan Cap Go Meh 2577, Kapuas Hulu kembali membuktikan bahwa keberagaman adalah kekuatan.
Kehadiran Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro S.I.Pem, M.I.P, M.Han. menjadi simbol dukungan nyata TNI dalam merawat harmoni dan memperkokoh persatuan di tengah kemajemukan masyarakat.











