Home / TNI

Pertahankan NKRI, Babinsa Kodim 1208/Sambas Bersama Warga Bentuk Kampung Merah Putih di Batas Negeri

- Editor

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya Nyata Menanamkan Nasionalisme di Wilayah Perbatasan

Upaya Nyata Menanamkan Nasionalisme di Wilayah Perbatasan

Akarkata.com, Sambas – Semangat cinta tanah air terus digelorakan hingga ke pelosok negeri.

Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan oleh Babinsa perbatasan jajaran Kodim 1208/Sambas, Sertu Dwi Ariyanto, yang bersama masyarakat membentuk Kampung Merah Putih di Dusun Sempadan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Wilayah Temajuk dikenal sebagai salah satu kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi geografis tersebut menjadikan penguatan identitas kebangsaan sebagai hal penting, agar masyarakat tetap memiliki rasa bangga dan loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui kegiatan ini, Babinsa bersama warga melakukan pemasangan bendera Merah Putih, umbul-umbul, serta berbagai atribut bernuansa nasional di lingkungan permukiman.

Hasilnya, kampung yang sebelumnya tampak biasa kini berubah menjadi kawasan penuh simbol kebangsaan yang mencerminkan semangat persatuan dan kedaulatan negara.

Gotong Royong TNI dan Masyarakat Hiasi Kampung

Kegiatan pembentukan Kampung Merah Putih dilaksanakan secara gotong royong, melibatkan berbagai elemen masyarakat mulai dari tokoh adat, tokoh pemuda, hingga warga setempat.

Mereka bersama Babinsa bekerja sama memasang bendera di sepanjang jalan desa, halaman rumah, fasilitas umum, serta titik strategis lainnya.

Suasana kebersamaan terlihat jelas saat warga bahu-membahu menghias kampung.

Selain memperindah lingkungan, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap simbol negara serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Sertu Dwi Ariyanto menjelaskan bahwa Kampung Merah Putih bukan sekadar dekorasi, melainkan bentuk edukasi kebangsaan yang konkret bagi masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah perbatasan.

“Melalui pembentukan Kampung Merah Putih ini, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan menjadi bagian dari NKRI, terutama bagi anak-anak muda yang tinggal di wilayah perbatasan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pangdam XII/Tanjungpura Pimpin Penyerahan Jabatan Aslog Kasdam di Makodam

Strategi Pembinaan Teritorial di Daerah Perbatasan

Program Kampung Merah Putih juga merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD dalam menjaga stabilitas wilayah perbatasan.

Kehadiran Babinsa tidak hanya berfungsi sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan sosial dan penguatan karakter kebangsaan masyarakat.

Wilayah perbatasan seringkali menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses pembangunan hingga pengaruh budaya luar.

Oleh karena itu, pendekatan humanis melalui kegiatan sosial dan edukatif menjadi strategi efektif untuk menjaga ketahanan nasional dari tingkat desa.

Menurut Sertu Dwi Ariyanto, pembentukan Kampung Merah Putih diharapkan mampu menjadi benteng moral dan simbol bahwa masyarakat perbatasan tetap setia kepada Indonesia.

“Walaupun tinggal di ujung negeri, masyarakat di sini tetap memiliki semangat nasionalisme yang tinggi dan siap menjaga kedaulatan NKRI,” tegasnya.

Mempererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Selain memperkuat identitas nasional, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Interaksi langsung melalui kerja bersama menciptakan kedekatan emosional yang penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Konsep kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat nyata dalam kegiatan ini.

Warga merasa dihargai dan diperhatikan, sementara TNI dapat memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas inisiatif Babinsa.

Mereka menilai kegiatan tersebut tidak hanya memperindah desa, tetapi juga membangkitkan semangat persatuan dan kebangsaan.

“Kami bangga kampung kami menjadi Kampung Merah Putih. Ini menunjukkan bahwa kami di perbatasan tetap Indonesia,” ujar salah satu warga.

Simbol Komitmen Menjaga Keutuhan NKRI

Terbentuknya Kampung Merah Putih di Desa Temajuk diharapkan menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI.

Selain sebagai pengingat identitas nasional, keberadaan kampung ini juga dapat menjadi inspirasi bagi wilayah perbatasan lainnya di Indonesia.

Baca Juga:  Babinsa Desa Mulia Komsos dengan Petani Jeruk, Dorong Produktivitas Pertanian Warga

Program serupa dinilai efektif dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air secara berkelanjutan, karena melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Ke depan, Kampung Merah Putih dapat dikembangkan menjadi kawasan edukasi kebangsaan sekaligus destinasi wisata nasionalisme di wilayah perbatasan.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Babinsa bersama masyarakat Temajuk menunjukkan bahwa menjaga Indonesia tidak selalu dilakukan dengan senjata, tetapi juga melalui penguatan karakter, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air.

Kehadiran Kampung Merah Putih di batas negeri menjadi pesan kuat bahwa NKRI tetap kokoh dari Sabang sampai Merauke, termasuk di garis terdepan perbatasan.

Berita Terkait

Koramil Jagoi Babang dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Gantung di Desa Gersik Perbatasan
Koramil 04/Jawai Dorong Kemajuan Peternakan Sapi Lewat Kegiatan Komsos
Prajurit Yonif TP 833/BD Ikut Tembusi Medan Ekstrem Evakuasi 8 Korban Helikopter PK-CFX di Bukit Puntak, Sekadau
Danramil 05/Pemangkat Pererat Hubungan dengan Masyarakat Melalui Safari Sholat Jumat
Kodim 1209/Bengkayang Bersama Warga Rehab Jembatan Gantung di Jagoi Babang,
Tembus Medan Ekstrem Bukit Puntak, TNI dan Tim SAR Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX
Helikopter Airbus H130 PK-CFX Hilang di Sekadau, Kodam XII/Tpr Kerahkan Pasukan untuk Pencarian
Pangdam XII/Tpr Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, TNI Siap Cegah Dini Kebakaran
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:49 WIB

Koramil 04/Jawai Dorong Kemajuan Peternakan Sapi Lewat Kegiatan Komsos

Jumat, 17 April 2026 - 21:01 WIB

Prajurit Yonif TP 833/BD Ikut Tembusi Medan Ekstrem Evakuasi 8 Korban Helikopter PK-CFX di Bukit Puntak, Sekadau

Jumat, 17 April 2026 - 20:54 WIB

Danramil 05/Pemangkat Pererat Hubungan dengan Masyarakat Melalui Safari Sholat Jumat

Jumat, 17 April 2026 - 13:58 WIB

Kodim 1209/Bengkayang Bersama Warga Rehab Jembatan Gantung di Jagoi Babang,

Jumat, 17 April 2026 - 13:44 WIB

Tembus Medan Ekstrem Bukit Puntak, TNI dan Tim SAR Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX

Jumat, 17 April 2026 - 10:16 WIB

Helikopter Airbus H130 PK-CFX Hilang di Sekadau, Kodam XII/Tpr Kerahkan Pasukan untuk Pencarian

Kamis, 16 April 2026 - 15:29 WIB

Pangdam XII/Tpr Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, TNI Siap Cegah Dini Kebakaran

Rabu, 15 April 2026 - 16:10 WIB

O2SN Tingkat SD di Kecamatan Tekarang Resmi Dibuka, Babinsa Turut Hadir

Berita Terbaru

Pemkab Sintang Ajak Suku Jawa Terus Bantu Pembangunan di Kabupaten Sintang

Berita Daerah

Hadiri Halal Bihalal, Helmi Ingatkan Pentingnya Kerukunan di Sintang

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:00 WIB

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x