Akarkata.com, Sambas, Kalbar – Komandan Korem 121/Alambhana Wanawwai, Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., mendampingi Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., dalam kunjungan kerja ke wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa (29/03/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung kondisi prajurit yang bertugas di Pos-Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) sekaligus memberikan dukungan moril bagi personel Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC Kostrad yang berada di garis depan.
Meninjau Pos Strategis di Wilayah Perbatasan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pangdam XII/Tpr yang juga bertindak sebagai Pangkogaspam Wiltasrat melakukan peninjauan ke sejumlah titik strategis.
Lokasi yang dikunjungi meliputi Pos Koki Jagoi Babang dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, yang merupakan pintu gerbang utama aktivitas lintas negara di kawasan tersebut.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pos Gabma Temajuk serta PLBN Aruk yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan.
Kehadiran pimpinan di lokasi-lokasi tersebut menjadi bentuk pengawasan langsung sekaligus evaluasi terhadap kesiapan operasional satuan di lapangan.
Dukungan Moril dan Motivasi bagi Prajurit

Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi, menjelaskan bahwa kunjungan kerja ini tidak hanya bersifat monitoring, tetapi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan semangat juang prajurit.
Menurutnya, prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi geografis yang berat hingga keterbatasan fasilitas.
Oleh karena itu, dukungan moril dari pimpinan sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas mental dan motivasi personel.
Kehadiran Pangdam XII/Tpr di tengah prajurit diharapkan mampu memberikan energi positif serta memperkuat rasa bangga dalam menjalankan tugas negara.
Penekanan pada Tugas Pokok dan Kesehatan Prajurit

Dalam arahannya, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menegaskan pentingnya pemahaman terhadap tugas pokok sebagai prajurit Satgas Pamtas.
Ia mengingatkan bahwa pengamanan wilayah perbatasan merupakan tanggung jawab utama yang harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi.
Selain itu, Pangdam juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama masa penugasan.
Pembinaan fisik secara rutin dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Dengan kondisi tubuh yang prima, prajurit diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal tanpa mengabaikan faktor keselamatan.
Peran Teritorial dan Kedekatan dengan Masyarakat

Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, Pangdam XII/Tpr juga mengingatkan pentingnya peran teritorial dalam pelaksanaan tugas.
Prajurit diminta untuk aktif menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar serta hadir sebagai solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi warga.
Pendekatan humanis ini menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas wilayah.
Melalui interaksi yang positif, prajurit dapat membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
“Selain menjalankan tugas pokok, Satgas juga diharapkan mampu membantu masyarakat, menumbuhkan jiwa nasionalisme, serta menjaga keharmonisan hubungan antara TNI dan rakyat,” ujar Danrem 121/Abw.
Menjaga Nasionalisme dan Keutuhan NKRI

Wilayah perbatasan memiliki nilai strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Oleh karena itu, setiap prajurit yang bertugas di kawasan ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme.
Pangdam XII/Tpr menegaskan bahwa prajurit harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam sikap maupun tindakan.
Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan penuh rasa kebangsaan.
Komitmen TNI dalam Pengamanan Perbatasan

Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Pangdam XII/Tpr bersama Danrem 121/Abw ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan.
Selain melakukan pengawasan, kegiatan ini juga menunjukkan perhatian terhadap kesejahteraan prajurit yang bertugas di daerah terpencil.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan, diharapkan seluruh personel Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC Kostrad dapat menjalankan tugasnya secara maksimal.
Kesiapan, disiplin, serta semangat juang yang tinggi menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan negara.
Melalui sinergi antara pimpinan, prajurit, dan masyarakat, pengamanan wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia di Kabupaten Sambas diharapkan dapat terus berjalan dengan baik, sehingga stabilitas keamanan nasional tetap terjaga secara berkelanjutan.











